kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.505   5,00   0,03%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Yuk, mulai berburu saham murah


Selasa, 10 Juni 2014 / 06:59 WIB
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (12/1), memperpanjang kenaikan baru-baru ini.REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkubang di zona merah, Senin (9/6). IHSG turun 1,05% ke 4.885,08. Seluruh sektor terlihat merah. IHSG banyak dibebani penurunan saham blue chip. Asing pun mencatatkan net sell Rp 258 miliar.

Ibnu Anjar Widodo, Kepala Riset Henan Putihrai mengatakan, jelang ajang Piala Dunia, Indeks memang bergerak turun. Namun, penurunan IHSG kali ini sudah cukup dalam, sehingga ia memprediksi, investor bakal mulai berburu saham berharga rendah (bargain hunting).

Piala dunia yang akan dihelat dalam waktu dekat pun akan menurunkan nilai transaksi harian. Investor juga banyak yang melepas saham. "Namun akan ada teknikal rebound usai jatuhnya indeks," proyeksi dia.

Namun, Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, IHSG tengah wait and see jelang penyelenggaraan debat perdana antar pasangan capres-cawapres dan penyelenggaraan Piala Dunia. Sehingga banyak investor memilih mengamankan posisi. Reza memperkirakan, IHSG akan melemah pada support 4.868-4.875 dan resistance 4.938-4.958.

Sementara Ibnu memperkirakan, akan ada teknikal rebound di 4.875-4.945. Dia pun menyarankan untuk memperhatikan saham blue chip yang sudah turun sejak kemarin. Seperti saja PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Indonesia Tbk (BMRI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×