kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Yuk Intip Rekomendasi Saham Emiten Farmasi


Sabtu, 14 Mei 2022 / 12:27 WIB
ILUSTRASI. Rekomendasi saham


Reporter: Kenia Intan | Editor: Anna Suci Perwitasari

Ia pun merekomendasikan saham KLBF dengan target harga Rp 1.900 per saham hingga 12 bulan ke depan. Ada potensial upside sekitar 20% dari harga saat ini.

Senada, Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus mencermati, keputusan pemerintah untuk mengubah status pandemi menjadi endemi seiring membaiknya kondisi Covid-19 di Indonesia memang akan menjadi katalis negatif bagi kinerja emiten kesehatan ke depan. Sebab, ini bisa menjadi tekanan kinerja ke depannya. 

"Berpotensi menurunkan demand obat-obatan dan semacamnya," jelasnya kepada Kontan belum lama ini.  Kendati begitu,  saham sektor kesehatan masih punya peluang dari potensi munculnya penyakit lain. Adapun yang baru ramai belakangan ini adalah penyakit hepatitis misterius. 

Adapun di antara saham-saham sektor kesehatan yang ada, MIKA direkomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp 2.800 per saham. Selain itu ada SIDO yang disarankan buy on weakness dengan target harga Rp 1.100 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×