kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Yield US Treasury dan kurs rupiah menopang harga SUN


Rabu, 17 Oktober 2018 / 09:40 WIB
Yield US Treasury dan kurs rupiah menopang harga SUN
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diproyeksikan mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (17/10). Hal ini terjadi di tengah potensi penguatan rupiah dan stabilnya pergerakan yield US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menjelaskan, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (30 tahun) pada Selasa malam masing-masing bergerak stabil di level 3,16% dan 3,33%. “Kestabilan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi investor bahwa kinerja keuangan emiten-emiten di AS masih akan positif di tengah berbagai isu global,” kata dia dalam riset hari ini.

Yield SUN berpotensi bergerak turun. Hari ini, Mikail memperkirakan imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di kisaran 8,50%-8,76%.

Adapun rekomendasi seri obligasi negara pada hari ini antara lain FR0077, FR0078, FR0064, dan FR0075.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×