kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.980   67,00   0,37%
  • IDX 5.708   65,14   1,15%
  • KOMPAS100 738   10,22   1,40%
  • LQ45 559   6,39   1,16%
  • ISSI 199   2,20   1,12%
  • IDX30 317   2,92   0,93%
  • IDXHIDIV20 390   1,06   0,27%
  • IDX80 84   1,05   1,26%
  • IDXV30 107   -0,02   -0,02%
  • IDXQ30 102   0,58   0,57%

Yield US Treasury dan kurs rupiah menopang harga SUN


Rabu, 17 Oktober 2018 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diproyeksikan mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (17/10). Hal ini terjadi di tengah potensi penguatan rupiah dan stabilnya pergerakan yield US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menjelaskan, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (30 tahun) pada Selasa malam masing-masing bergerak stabil di level 3,16% dan 3,33%. “Kestabilan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi investor bahwa kinerja keuangan emiten-emiten di AS masih akan positif di tengah berbagai isu global,” kata dia dalam riset hari ini.

Yield SUN berpotensi bergerak turun. Hari ini, Mikail memperkirakan imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di kisaran 8,50%-8,76%.

Adapun rekomendasi seri obligasi negara pada hari ini antara lain FR0077, FR0078, FR0064, dan FR0075.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×