kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Yield US Treasury dan kurs rupiah menopang harga SUN


Rabu, 17 Oktober 2018 / 09:40 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diproyeksikan mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (17/10). Hal ini terjadi di tengah potensi penguatan rupiah dan stabilnya pergerakan yield US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menjelaskan, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (30 tahun) pada Selasa malam masing-masing bergerak stabil di level 3,16% dan 3,33%. “Kestabilan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi investor bahwa kinerja keuangan emiten-emiten di AS masih akan positif di tengah berbagai isu global,” kata dia dalam riset hari ini.

Yield SUN berpotensi bergerak turun. Hari ini, Mikail memperkirakan imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di kisaran 8,50%-8,76%.

Adapun rekomendasi seri obligasi negara pada hari ini antara lain FR0077, FR0078, FR0064, dan FR0075.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×