kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.702   58,64   1,04%
  • KOMPAS100 737   8,81   1,21%
  • LQ45 558   5,02   0,91%
  • ISSI 199   2,06   1,05%
  • IDX30 316   2,20   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,42   0,11%
  • IDX80 84   0,86   1,04%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,39   0,38%

WTON revisi target kontrak menjadi Rp 7 triliun


Kamis, 25 Mei 2017 / 11:08 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perusahaan infrastruktur, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) merevisi capaian target kontrak mereka tahun ini. Hal itu lantaran, emiten anak usaha dari PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini beroleh kontrak baru.

Otomatis, WTON mengerek target mereka dari sebelumnya Rp 6,2 triliun menjadi Rp 7 triliun untuk kontrak baru tahun ini.

Hadian Pramudita, Direktur Utama WTON mengungkapkan, di antara penambahan kontrak baru tersebut, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) juga mendapatkan kontrak baru. Sayangnya, manajemen masih menutup rapat proyek apa yang telah didapatkan induk usahanya itu.

"Lokasinya, ada di Indonesia kok," ujar Hadian dalam paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (24/5).

Sementara, saat ini WTON masih menangani kontrak-kontrak seperti dari Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan proyek pembangunan power plant. Nilai kontrak pada April mencapai Rp 1,8 triliun. Sedangkan sampai Mei diperkirakan mencapai Rp 2,5 triliun - Rp 3 triliun. "Untuk proyek yang besar-besar, diperkirakan muncul semester II," tambahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×