kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Wismilak targetkan penjualan naik sekitar 25%


Selasa, 12 Mei 2015 / 19:16 WIB
ILUSTRASI. Yuk simak fakta soal dehumidifier yang perlu Anda ketahui sebelum membeli!


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meski kondi perekonomian sedang lesu, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) tetap optimistis. Produsen rokok ini menargetkan penjualan naik berkisar 20% hingga 25% menjadi sekitar Rp 2,07 triliun.

Tahun lalu, Wismilak meraih pendapatan Rp 1,66 triliun. "Laba mestinya dengan rentang yang kurang lebih sama," kata Sekretaris Perusahaan WIIM Surjanto Yasaputera, Selasa (12/5).

Surjanto menerangkan, Wismilak memproyeksikan penjualan volume Sigaret Kretek Tangan (SKT) tumbuh 30% hingga 40% tahun ini. Kenaikan tersebut diperoleh dari penambahan fasilitas untuk tenaga kerja yang melinting rokok.

Sedangkan, target pertambahan volume penjualan Sigaret Kretek Mesin (SKM) yakni 10%. Menurutnya, rendahnya target SKM ini karena jumlah penjualannya yang telah mendekati 2 miliar batang. Apabila tier penjualannya melebihi 2 miliar batang, maka penerapan cukainya pun tinggi.

Catatan saja, pada kuartal pertama lalu, laba WIIM turun 7,38% dari Rp 36,1 miliar ke posisi Rp 33,43 miliar. Padahal penjualannya naik 18,3% dari Rp 354,58 miliar ke posisi Rp 419,57 miliar. Raihan penjualan tersebut telah mencapai sekitar 21% targetnya tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×