kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45916,37   -3,13   -0.34%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

WIKA Berencana Righst Issue, Apa Kata Praktisi Pasar Modal Berikut Ini?


Jumat, 19 April 2024 / 23:10 WIB
WIKA Berencana Righst Issue, Apa Kata Praktisi Pasar Modal Berikut Ini?
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas dengan gondola membersihkan logo WIKA?di Jakarta. Emiten konstruksi BUMN PT Wijaya Karya Persero (WIKA) merugi Rp 5,84 triliun pada kuartal III tahun 2023. Kerugian ini melonjak 209 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Menteri BUMN Erick Thohir merestrukturisasi BUMN karya karena kondisi keuangan yang tidak sehat. proses restrukturisasi diperkirakan 2 sampai 3 tahun. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/03/01/2024


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi korporasi PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau rights issue berpotensi memberikan keuntungan kepada investor ke depan.

“Harga rights issue WIKA Rp197 per saham cukup menarik, mengingat Book Value Per Share (BVPS) Rp641. Berpotensi membuat investor cuan kedepannya,” ujar Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal Hans Kwee dalam keterangannya, Jumat (19/4).

Baca Juga: Gelar RUPSU, WIKA Segera Bayarkan Pokok Sukuk dan Kompensasi Keterlambatan

WIKA berencana menawarkan 46,81 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham, dengan harga pelaksanaan rights issue ditetapkan sebesar Rp197 per saham atau setara 83,92 persen dari modal yang telah ditempatkan.

Dengan demikian, perkiraan dana yang akan diperoleh dalam aksi ini adalah senilai Rp9,2 triliun.

“Pastikan pembeli siaga dan lakukan rights issue karena prospek perusahan masih sangat baik,” ujar Hans.

Rights issue ini juga merupakan bagian dari partisipasi Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp6 triliun, dan sisanya sekitar Rp3,2 triliun akan diserap dari investor publik.

Baca Juga: BEI Tetapkan Harga Teoretis Rights Issue Wijaya Karya (WIKA), Berapa Besarnya?

Rights issue sekarang tepat, apa lagi ada PMN dari pemerintah,” ujar Hans.

Adapun, dana hasil rights issue WIKA ditujukan untuk menyelesaikan beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN), dan sejumlah proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang ditargetkan rampung pada 2024 - 2025.

Selain itu, juga digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, meningkatkan kinerja, dan memperbaiki kondisi keuangan.

“WIKA perusahaan yang bagus, sedang menghadapi beberapa masalah. Tentu rights issue akan cukup bagus untuk menarik dana Rp3,2 triliun (publik), dan sebagian bisa dipakai untuk melunasi hutang,” ujar Hans.

Setiap pemegang 100 juta saham biasa yang terdaftar dalam daftar pemegang saham perseroan pada 18 April 2024 berhak atas 521,98 juta HMETD.

Baca Juga: BEI Tetapkan Harga Teoretis Rights Issue WIKA, Kapan Suspensi Sahamnya Dibuka?

Adapun, tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD atau cum-right di pasar reguler dan negosiasi adalah 16 April 2024, sedangkan di pasar tunai berlangsung pada 18 April 2024.

Perdagangan dan pelaksanaan HMETD akan berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan di luar bursa selama lima hari kerja, mulai dari 22 April 2024 hingga 26 April 2024.

Pencatatan saham baru seri B hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di BEI pada tanggal 22 April 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×