kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Waskita Beton (WSBP) Bukukan Kontrak Baru Rp 1,53 Triliun Sepanjang 2022


Senin, 13 Februari 2023 / 16:40 WIB
Waskita Beton (WSBP) Bukukan Kontrak Baru Rp 1,53 Triliun Sepanjang 2022
ILUSTRASI. Akhir tahun 2022, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,53 triliun.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akhir tahun 2022, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,53 triliun. Perolehan nilai kontrak baru ini berasal dari beberapa proyek baik dari Waskita Group (pasar internal) maupun proyek BUMN, pemerintah, dan swasta (pasar eksternal).

Director of Engineering & Development WSBP Bambang Dwi Wijayanto menyatakan, mayoritas perolehan kontrak berasal dari pasar internal sebesar 68% dan eksternal 32%. WSBP juga mencatatkan tingkat kemenangan tender sebesar 29% dari proses lelang yang diikuti.

Berbagai proyek tersebut antara lain proyek Jalan Tol Tebing Tinggi - Serbelawan seksi 4, proyek jasa konstruksi Kampus Universitas Pertahanan Tahap 1, proyek Jalan Tol Kamal - Teluk Naga - Balaraja, dan proyek Jalan Tol Kayu Agung – Palembang - Betung.

“Pada tahun 2022 kami fokus dan selektif dalam mencari proyek yang memiliki sumber pembayaran yang baik dan dengan tingkat risiko yang sesuai untuk WSBP,” ujar Bambang dalam siaran pers, Senin (13/2). 

Baca Juga: Ingin Buka Suspensi Saham, Waskita Beton (WSBP) Tunggu Restu RUPO

Strategi ini juga didukung oleh ekuitas positif sebesar Rp 2,3 triliun. Menurutnya, struktur modal yang baik akan mendukung WSBP dalam mengikuti proses tender kontrak baru.

Berbekal capaian di tahun 2022, WSBP optimistis kinerja pada tahun 2023 akan meningkat dari beberapa lini bisnis precast, readymix ataupun jasa konstruksi. “Kami menargetkan pertumbuhan kontrak baru di atas 50% dari target tahun 2022,” kata Bambang. 

Baca Juga: BEI Siapkan Papan Pemantauan Khusus, Saham Apa Saja yang Berpotensi Masuk?

Manajemen juga akan fokus menyusun strategi perolehan kontrak baru dengan peningkatan pangsa pasar di luar Waskita Group. Selain itu melakukan penjajakan pasar luar negeri khususnya kawasan Asia Tenggara, namun dengan tetap mengutamakan kondisi pendanaan proyek yang sehat.

Sebagai informasi, capaian proyek luar negeri pada tahun 2021 sampai dengan 2022 di antaranya adalah proyek jalan dari Tono-Noefefan Bridge menuju Oenuno do Oecusse di Timor Leste sebesar Rp7 miliar dan pengiriman spunpile ke Shipyard Project di Myanmar sebesar Rp15 miliar. “Dengan adanya perolehan kontrak baru dari proyek luar negeri, hal itu membuktikan bahwa WSBP dapat bersaing di pasar internasional,” tutup Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×