kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wall Street turun menjelang pernyataan The Fed


Rabu, 13 Mei 2020 / 20:47 WIB
ILUSTRASI. Wall Street melorot di awal perdagangan Rabu (13/5).


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street melorot di awal perdagangan Rabu (13/5). Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah menjelang pernyataan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell tentang kondisi terkini pasar keuangan.

Rabu (13/5) pukul 8.40 WIB, Dow Jones Industrial Average turun 0,92% ke 23.545. Nasdaq Composite melemah 0,38% ke 8.969. Sedangkan indeks S&P 500 turun 0,18% ke 2.864.

"Powell mungkin akan menegaskan bahwa suku bunga negatif tidak menjadi pilihan bank sentral dan menempatkan dia dalam pertentangan dengan Presiden Donald Trump," kata Raffi Boyadjian, senior investment analyst XM kepada Reuters.

Baca Juga: Artha Sekuritas: Minim sentimen, IHSG diprediksi melemah besok

Boyadjian mengatakan bahwa skala penolakan Powell terhadap suku bunga negatif akan menentukan besaran pelemahan Wall Street pada hari ini.

Selama ini, stimulus fiskal dan moneter AS menjadi penopang kenaikan tiga indeks utama Wall Street dari level terendah Maret lalu. Wall Street sudah menguat sekitar 30% dari posisi terendah.

Tapi, reli pasar saham tertahan pekan ini karena kenaikan kasus virus corona di Jerman, Korea Selatan, dan China. Kenaikan kasus ini menyebabkan pasar dan investor khawatir lagi akan adanya gelombang kedua virus corona.

Baca Juga: Penurunan harga minyak diperkirakan hanya berlangsung sesaat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×