kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Wall Street tertekan hambatan negosiasi dagang AS-China


Jumat, 01 November 2019 / 06:02 WIB
ILUSTRASI. Pekerja bursa New York Stock Exchange (NYSE) 30 Oktober 2019. Sinyal yang berubah-ubah pada negosiasi dagang turun menekan Wall Street pada perdagangan terakhir bulan Oktober.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sinyal yang berubah-ubah pada negosiasi dagang turun menekan Wall Street pada perdagangan terakhir bulan Oktober. Kamis (31/10), Dow Jones Industrial Average turun 0,52% ke 26.962.

Indeks S&P 500 turun 0,30% ke 3.033,50. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,14% ke 8.285.

Kemarin, pejabat China menyatakan keraguan untuk mencapai kesepakatan perdagangan jangka panjang yang komprehensif dengan Amerika Serikat (AS). Tapi, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kedua negara akan segera mengumumkan lokasi kesepakatan Fase Satu setelah Cile membatalkan penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi APEC yang tadinya akan digelar 16-17 November sebagai lokasi awal kesepakatan.

Baca Juga: Wall Street terkoreksi, lagi-lagi karena ketidakpastian perundingan AS-China

Indeks S&P 500 turun setelah indeks acuan ini mencapai level tertinggi. "Pasar saham naik tinggi tidak hanya karena antisipasi kesepakatan dagang, tapi juga suku bunga dan hal lainnya. Pasar akan jatuh sangat cepat jika misalnya ada kabar bahwa China mundur," kata Ken Polcari, senior market strategist SlateStone Wealth kepada Reuters.

Polcari menambahkan bahwa penurunan pasar saham tidak perlu dikhawatirkan. Karena setelah reli panjang selama dua pekan, pasar perlu jeda sesaat.

Baca Juga: Terkoreksi hari ini, bagaimana proyeksi pergerakan IHSG di akhir pekan ini?

Tapi, kinerja emiten penghuni bursa saham yang makin banyak dirilis menunjukkan kondisi yang lebih baik ketimbang prediksi. Laba kuartal ketiga saat ini diprediksikan hanya turun 0,8%, menurut data Refinitiv. Angka ini membaik daripada prediksi penurunan 2,2% pada awal bulan Oktober.

Kemarin, harga saham Apple Inc naik 2,26% setelah produsen iPhone ini memperkirakan penjualan yang baik pada musim liburan mendatang. Harga saham Facebook Inc naik 1,81% setelah laporan kinerja yang menunjukkan penjualan yang meningkat dalam tiga kuartal berturut-turut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×