kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45888,83   -11,99   -1.33%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Terjun Setelah Fitch Rating Menggunting Peringkat Utang AS


Rabu, 02 Agustus 2023 / 21:38 WIB
Wall Street Terjun Setelah Fitch Rating Menggunting Peringkat Utang AS
ILUSTRASI. Wall Street terjun setelah Fitch Ratings memangkas peringkat utang Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA+.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street terjun setelah Fitch Ratings memangkas peringkat utang Amerika Serikat (AS) dari AAA menjadi AA+ pada Selasa (1/8). Fitch menyebut, rating AS dipangkas karena penurunan fiskal selama tiga tahun ke depan serta meningkatnya beban utang pemerintah. Fitch menjadi lembaga pemeringkat kedua setelah Standard & Poor pada tahun 2011 yang menghapus peringkat AAA Amerika.

Rabu (2/8) pukul 21.27 WIB, Dow Jones Industrial Average turun 0,59% ke 35.421. Indeks S&P 500 melorot 0,94% ke 4.533. Nasdaq Composite terjun 1,61% ke 14.054.

Imbal hasil US Treasury tenor 10-tahun naik menjadi 4,07%, setelah sempat tergelincir pada hari sebelumnya. Harga emas dan yen Jepang yang dianggap sebagai safe haven naik, sedangkan indeks dolar naik 0,5%.

Beberapa pialang utama mengatakan, penurunan peringkat oleh Fitch tidak mungkin menghasilkan hambatan berkelanjutan di pasar keuangan AS. Sejumlah pengamat menilai bahwa ekonomi lebih kuat dari tahun 2011.

Baca Juga: IHSG Melemah ke 6.854 Saat Ada Net Buy Asing Rp 5,1 Triliun, Begini Ceritanya

"Pasar belum bereaksi seperti pada tahun 2011, tetapi ketika investor masuk dan melihat apa yang terjadi, itu membuat mereka sedikit tidak nyaman dan reaksi alaminya adalah menjual," kata Randy Frederick, direktur pelaksana. perdagangan dan derivatif untuk Charles Schwab kepada Reuters.

Harga saham-saham megacap termasuk Tesla, Nvidia, Meta Platforms dan Apple turun antara 1,3% dan 1,8%.

Sementara itu, laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan penggajian swasta meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli. Peningkatan pembayaran gaji menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan yang dapat melindungi ekonomi dari resesi.

Laba emiten AS kuartal kedua sekarang diperkirakan turun 5,9% dari tahun sebelumnya, menurut data Refinitiv. Angka ini lebih kecil jika dibandingkan dengan perkiraan penurunan 7,9% seminggu sebelumnya.

Benchmark S&P 500 dan Nasdaq yang padat teknologi mengambil nafas di sesi sebelumnya karena investor memasuki Agustus biasanya lesu.

Baca Juga: Kembali Ditutup di Zona Merah, Ini Proyeksi IHSG Untuk Perdagangan Kamis (3/8)

Harga saham CVS Health Corp bertambah 1,8% setelah mengalahkan estimasi Wall Street untuk laba kuartalan. Peningkatan laba CVS didorong oleh kekuatan unit manajemen manfaat farmasi dan biaya medis yang lebih rendah dari perkiraan dalam bisnis asuransi kesehatannya.

Harga saham DuPont de Nemours turun 1,7% karena melaporkan penurunan 7% dalam pendapatan triwulanan. Penurunan ini terjadi di tengah tekanan pada unit elektronik dan industri.

Harga saham Emerson naik 4,9% setelah perusahaan perangkat lunak industri menaikkan prospek laba tahunan. Emerson meningkatkan pengeluaran untuk otomasi dalam menanggapi pasar tenaga kerja yang ketat.

Wells Fargo memperkirakan akan membayar sebanyak US$ 1,8 miliar untuk membantu mengisi kembali dana asuransi simpanan pemerintah yang terkuras sebesar US$ 16 miliar tahun ini setelah tiga bank ambruk. Pernyataan tersebut membuat harga saham Wells Fargo turun 1,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×