kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS961.000 -0,21%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.32%

Wall Street naik, disokong kabar vaksin dan data China yang kuat


Selasa, 01 Desember 2020 / 22:00 WIB
Wall Street naik, disokong kabar vaksin dan data China yang kuat
ILUSTRASI. Wall Street. REUTERS/Carlo Allegri


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street dibuka menguat pada awal perdagangan Selasa (1/12) didukung data industri China yang lebih baik dari perkiraan. Selain itu, Wall Street juga didukung harapan bahwa vaksin Covid-19 akan diluncurknan sebelum akhir tahun memunculkan ekspektasi pemulihan ekonomi yang lebih cepat.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 158,86 poin, atau 0,54%, pada bel pembukaan ke 29.797,50, S&P 500 dibuka naik sebesar 24,24 poin, atau 0,67%, pada 3.645,87, sedangkan Nasdaq Composite naik 114,63 poin, atau 0,94%, menjadi 12.313,36 pada bel pembukaan.

Investor mengikuti perkembangan terbaru dari beberapa kandidat vaksin terkemuka serta dimulainya pengiriman global saat pembuat obat menyerahkan dokumen untuk persetujuan regulasi.

Saham Pfizer Inc naik sekitar 2,3% dalam perdagangan pra-pasar karena pembuat obat dan BioNTech SE Jerman meminta persetujuan darurat vaksin mereka dari regulator Eropa.

Baca Juga: Wall Street perkasa di November, Dow Jones raih kenaikan bulanan tertinggi sejak 1987

Para mitra sekarang bersaing ketat dengan saingannya Moderna, yang mengatakan pada hari Senin akan meminta regulator Uni Eropa untuk merekomendasikan persetujuan bersyarat untuk pengambilan gambarnya.

"Pasar biasanya rally dalam beberapa bulan terakhir tahun ini," kata Steven Blitz, kepala ekonom AS di TS Lombard seperti dikutip Reuters.

"Ada lebih banyak alasan untuk optimis daripada pesimis melihat masa lalu gangguan apa pun yang terjadi dalam waktu dekat dari virus karena ada vaksin yang datang dan itu akan mengubah segalanya."

Aktivitas sektor manufaktur China pada November tumbuh pada laju tercepat dalam satu dekade, menurut sebuah survei bisnis. Beberapa negara lain juga melaporkan peningkatan tajam dalam aktivitas pabrik.

Di kemudian hari, fokus akan beralih ke data pabrik AS serta pernyataan dari Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada sidang kongres, yang kemungkinan akan menyoroti perpecahan mengenai apa lagi yang harus dilakukan dalam menanggapi pandemi.

Powell pada hari Senin mengatakan bahwa meskipun berita tentang vaksin sangat positif, dampaknya terhadap ekonomi tidak akan jelas sampai tantangan seperti produksi vaksin dan distribusi massal diselesaikan.

Selanjutnya: Trump to add China's SMIC and CNOOC to defense blacklist

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×