kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Wall Street Menguat, Didukung Rebound Saham Teknologi Jelang Rilis Kinerja Nvidia


Rabu, 26 Agustus 2026 / 05:00 WIB
Wall Street Menguat, Didukung Rebound Saham Teknologi Jelang Rilis Kinerja Nvidia
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (25/8/2026) saat saham teknologi rebound menjelang rilis kinerja Nvidia. (REUTERS/Jeenah Moon)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (25/8/2026) saat saham teknologi pulih dari aksi jual menjelang rilis kinerja raksasa AI, Nvidia. Sementara investor merasa sedikit lega dengan penurunan harga minyak dan imbal hasil obligasi. 

Kenaikan ini dapat meredakan kekhawatiran investor yang dipicu oleh gejolak pasar obligasi baru-baru ini yang sempat mendongkrak imbal hasil dan menekan pasar saham. Hal ini juga dapat membantu menentukan arah pasar untuk bulan September, bulan yang secara historis cenderung lebih lemah bagi saham.

Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 160,24 poin (0,30%) ke level 53.577,40; S&P 500 naik 24,38 poin (0,32%) ke level 7.677,24; dan Nasdaq Composite naik 171,11 poin (0,66%) ke level 26.151,30.

Baca Juga: Wall Street Rebound Selasa (25/8), Saham Teknologi Menguat Jelang Laporan Nvidia

Sebagian besar saham berkapitalisasi pasar raksasa (megacap) ditutup menguat. Saham Nvidia naik 2,2% dan Meta naik hampir 2%. Saham produsen cip Micron menguat 2,5%, sementara indeks sektor cip secara keseluruhan berakhir naik 1,4% setelah sempat turun 2,7% pada hari Senin.

Saham Advanced Micro Devices naik 4,9% setelah Raymond James menaikkan peringkat saham tersebut.

Saham perusahaan bioteknologi Moderna melonjak 14% setelah Barclays menaikkan target harganya.

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 14,32 miliar saham, dengan rata-rata 16,4 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor panjang turun pada hari Selasa seiring merosotnya harga minyak ke level terendah dalam satu minggu, sementara para pedagang terus mempertimbangkan implikasi dari keputusan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk memperluas program pembelian kembali (buyback) obligasi pemerintah.

"Ada banyak tarik-menarik di pasar obligasi, geopolitik, dan minyak," kata Joe Quinlan, kepala strategi pasar untuk Merrill dan Bank of America Private Bank.

Baca Juga: Prospek Mayapada Hospital (SRAJ) di Semester II 2026 Masih Menantang, Ini Pemicunya

"Namun, kami cukup optimis terhadap prospek ekonomi AS untuk 12 bulan hingga 18 bulan ke depan; oleh karena itu, kami juga optimis terhadap pasar saham."

Hasil kinerja Nvidia pada hari Rabu akan menjadi ujian berikutnya bagi reli pasar yang didorong oleh laporan laba perusahaan. Tanda-tanda perlambatan pertumbuhan dapat memicu kembali kekhawatiran mengenai valuasi yang sudah tinggi dan seberapa lama lonjakan sektor AI dapat menopang valuasi tersebut. 

"Ini adalah masalah klasik saat menjadi pusat dari ekspansi infrastruktur—ketika sektor ini menjadi fokus utama perdagangan, eksekusi tidak lagi sekadar menjadi katalis, melainkan menjadi prasyarat mutlak," ujar Mark Malek, Chief Investment Officer di Siebert Financial.

Pasar mulai bersikap waspada terhadap pola belanja yang bersifat siklikal serta metode pendanaan yang digunakan oleh perusahaan hyperscaler untuk membiayai pembangunan infrastruktur AI mereka.

Laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (personal consumption expenditures/PCE) yang akan dirilis hari Rabu diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai tekanan harga, menyusul data inflasi konsumen bulan ini yang sesuai perkiraan sehingga meredam spekulasi mengenai kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS. 

Baca Juga: Simak Rekomendasi Teknikal Saham BRPT, BBCA, dan AMRT untuk Rabu (26/8)

Pada hari Selasa, sebuah survei menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen AS turun ke level terendah dalam tujuh bulan pada bulan Agustus. Meski demikian, menurut data LSEG, para pelaku pasar uang memperhitungkan adanya satu kali kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin menjelang akhir tahun.

Di tengah situasi ini, para investor akan mencermati pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole, Wyoming, pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk mengenai pendekatan bank sentral tersebut terhadap kebijakan moneter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×