kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Wall Street memerah tersengat komentar The Fed


Rabu, 05 Oktober 2016 / 06:03 WIB


Sumber: Antara,Xinhua | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir di zona merah menutup perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Wall Street tersengat pernyataan para petinggi The Fed yang bernada hawkish.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 85,40 poin atau 0,47 % menjadi ditutup pada 18.168,45. Sementara itu, indeks S&P 500 kehilangan 10,71 poin atau 0,50 % menjadi berakhir di 2.150,49, dan indeks komposit Nasdaq turun 11,22 poin atau 0,21 % menjadi 5.289,66.

Dengan tidak adanya data ekonomi utama yang dirilis pada Selasa, Wall Street berfokus pada pembicara Fed untuk indikasi lebih lanjut tentang waktu kenaikan suku bunga berikutnya.

Gubernur Fed Richmond Jeffrey Lacker, anggota non-voting komite kebijakan The Fed, mengatakan ada alasan yang kuat untuk menaikkan suku bunga, menurut Reuters.

Sementara itu, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan pada Senin bahwa bank sentral tidak harus menunda menaikkan suku bunganya.

Para pedagang juga terus memantau laporan pekerjaan non pertanian yang akan diumumkan pada Jumat (7/10) untuk petunjuk lebih lanjut tentang langkah bank sentral berikutnya.

Di pasar luar negeri, ekuitas Eropa membukukan keuntungan yang kuat pada Selasa di tengah berkurangnya kekhawatiran tentang Deutsche Bank. Indeks acuan DAX di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menambahkan 1,03 %, sedangkan indeks FTSE 100 Inggris melonjak 1,30 %.

Di Asia, pada Selasa pasar saham Tokyo ditutup menguat karena pelemahan yen mendukung saham-saham eksportir, dengan indeks Nikkei-225 naik 0,83 %, sementara pasar saham Tiongkok masih ditutup untuk libur publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×