kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45945,59   0,00   0.00%
  • EMAS930.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.45%
  • RD.CAMPURAN -0.06%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Wall Street melemah jelang pekan Thanksgiving


Rabu, 24 November 2021 / 22:11 WIB
Wall Street melemah jelang pekan Thanksgiving
ILUSTRASI. Wall Street melemah di pertengahan pekan ini.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street melemah di pertengahan pekan ini. Rabu (24/11), Dow Jones Industrial Average turun 0,31% ke 35.702. Indeks S&P 500 turun 0,62% ke 4.661. Sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,43% ke 15.707.

Data ekonomi yang beragam dan pendapatan yang mengecewakan dari emiten retail membuat investor gelisah menjelang liburan Thanksgiving. Data menunjukkan klaim pengangguran mingguan turun dan pertumbuhan PDB kuartal ketiga direvisi lebih tinggi. Tapi data lain menunjukkan konsumen mencatat belanja yang lebih tinggi karena inflasi di kuartal ketiga.

Operator department store Nordstrom Inc dan pengecer pakaian Gap Inc masing-masing jatuh 25,8% dan 20,2%, dalam perdagangan premarket. Kedua emiten memperingatkan masalah rantai pasokan dan kenaikan biaya menjelang musim liburan akhir tahun.

Baca Juga: Ditutup Menguat, Begini Perkiraan IHSG Besok Kamis (25/11)

Keduanya menetapkan nada suram untuk sektor ritel menjelang akhir pekan Thanksgiving, yang memulai musim liburan AS yang padat belanja. Saham ritel lainnya termasuk Macy's Inc dan Kohl's Corp juga turun.

"Masalahnya adalah ekspektasi tinggi untuk musim belanja liburan yang sangat kuat dan kuat untuk pengecer, apa pun yang kurang dari itu akan mengecewakan," kata Ken Mahoney, CEO Mahoney Asset Management kepada Reuters.

Fokus juga pada risalah pertemuan 2-3 November Federal Reserve, yang akan dirilis di hari ini. Risalah rapat The Fed akan menunjukkan lebih lanjut rencana bank sentral untuk mengurangi stimulus. Pejabat Fed telah sepakat pada pertemuan itu untuk mulai mengurangi pembelian aset bulanan.

Baca Juga: Begini arah gerak IHSG setelah menyentuh rekor tertinggi

Sejumlah saham perbankan Wall Street tergelincir setelah reli minggu ini di tengah harapan suku bunga yang lebih tinggi. Bank of America dan JPMorgan & Chase memimpin kerugian, masing-masing turun 0,4% dan 0,6%.

Nominasi Jerome Powell untuk masa jabatan kedua sebagai Gubernur Federal Reserve mendorong ekspektasi pengetatan kebijakan moneter awal dan mendukung imbal hasil Treasury. Kenaikan suku bunga membuat investor menarik diri dari saham teknologi karena mereka mendiskon pendapatan masa depan dari sektor ini. Indeks Nasdaq telah tergelincir 1,8% sejauh minggu ini.

Baca Juga: Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham untuk perdagangan Kamis (25/11)

Selanjutnya: Gelar munas, AREBI pilih Lukas Bong sebagai ketua umum

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×