kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.840   38,00   0,23%
  • IDX 8.267   -24,02   -0,29%
  • KOMPAS100 1.169   -3,14   -0,27%
  • LQ45 839   -3,29   -0,39%
  • ISSI 296   -0,19   -0,06%
  • IDX30 435   -0,54   -0,12%
  • IDXHIDIV20 521   0,31   0,06%
  • IDX80 130   -0,38   -0,29%
  • IDXV30 143   0,86   0,61%
  • IDXQ30 141   -0,27   -0,19%

Wall Street jatuh, mengakhiri penguatan beruntun empat hari beruntun


Sabtu, 08 Februari 2020 / 07:03 WIB
Wall Street jatuh, mengakhiri penguatan beruntun empat hari beruntun
ILUSTRASI. A trader works at the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., February 4, 2020. REUTERS/Bryan R Smith


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street jatuh menutup perdagangan akhir pekan ini, Jumat (7/2). Kekhawatiran atas dampak virus corona pada ekonomi China melebihi rilis data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup turun 277,26 poin atau hampir 1%, menjadi 29.102,51. S&P 500 turun 0,5% menjadi 3.327,71. Nasdaq Composite juga turun 0,5% menjadi ditutup pada 9.520,51.

Penurunan ini sekaligus mengakhiri penguatan empat hari beruntun. Namun, Wall Street tetap mencatatkan kenaikan mingguan meskipun memerah pada hari Jumat.

Baca Juga: Wall Street tergelincir setelah rilis data pekerjaan AS terbaru

Komisi Kesehatan Nasional China pada hari Jumat mengonfirmasi 31.131 kasus virus mirip pneumonia mematikan di negara itu, dengan 636 kematian.

Angka-angka ini telah memicu kekhawatiran tentang bagaimana ekonomi China - yang terbesar kedua di dunia - akan terpengaruh. Ekonomi China melambat tahun lalu menjadi 6,1% dari 6,8% pada 2018.

“Ekonomi China benar-benar melambat dan itu pasti membuat orang khawatir,” kata Ed Hyman, ketua Evercore ISI, dilansir dari CNBC

“Orang-orang tidak keluar. Mereka tidak berbelanja, dan itulah yang merugikan khususnya China, "Hyman menambahkan dia melihat pertumbuhan 0% untuk ekonomi China kuartal ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×