kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45947,02   0,16   0.02%
  • EMAS938.000 -1,26%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Wall Street: Dow Jatuh Lebih 100 Poin Terseret Saham Perbankan


Jumat, 14 Januari 2022 / 22:58 WIB
Wall Street: Dow Jatuh Lebih 100 Poin Terseret Saham Perbankan
ILUSTRASI. wall stret

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dow dan S&P 500 jatuh pada perdagangan Jumat (14/1), terseret saham keuangan kelas berat yang dipimpin oleh JPMorgan membuat awal yang lemah untuk musim pendapatan kuartal keempat.

Melansir Reuters pukul 10:05 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 149,40 poin atau 0,41% pada 35.964,22, S&P 500 turun 4,38 poin atau 0,09% pada 4.654,65, dan Nasdaq Composite naik 26,46 poin atau 0,18%  pada 14.833,27.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 turun pada awal perdagangan, dengan sektor keuangan turun 1,3%. Indeks bank S&P 500 turun 1,8% dari rekor tertinggi yang dicapai di sesi sebelumnya.

Saham JPMorgan Chase & Co jatuh 4,9% karena melaporkan kinerja yang lebih lemah

Baca Juga: Komposisi Terbaru The Fed Bakal Paling Beragam Dalam 108 Tahun Sejarahnya Berdiri

Saham Citigroup Inc turun 2,5% setelah membukukan penurunan laba kuartal keempat sebesar 26%, sementara manajer aset BlackRock Inc turun 1,6% setelah meleset dari ekspektasi pendapatan kuartalan.

"Sentimen cukup suram, meskipun hari ini secara resmi memulai periode pelaporan pendapatan kuartal keempat ... tampaknya inflasi terus menjadi kekhawatiran utama," kata Sam Stovall, chief investment strategist di CFRA Research, New York.

Saham Wells Fargo & Co, di sisi lain, naik 2,2% setelah membukukan kenaikan laba kuartal keempat yang lebih besar dari perkiraan.

Sektor keuangan telah mengungguli indeks S&P 500 yang lebih luas di tengah ekspektasi bank yang mendapat manfaat dari kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve, penguatan imbal hasil Treasury dan rotasi keluar dari sektor pertumbuhan seperti teknologi, layanan komunikasi, dan kebijakan konsumen.

Pertumbuhan pendapatan tahunan dari perusahaan S&P 500 diperkirakan lebih rendah pada kuartal keempat dibandingkan dengan tiga kuartal pertama tetapi masih kuat di 22,4%, menurut data IBES dari Refinitiv.

Perusahaan pertumbuhan megacap termasuk Apple Inc, Amazon.com Inc, Microsoft, Tesla dan Meta naik sehari setelah aksi jual yang dipicu oleh beberapa pembicara Fed yang memusatkan pembicaraan tentang inflasi dan kenaikan suku bunga.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Menguat di Pekan Depan

Saham Operator kasino Las Vegas Sands, MGM Resorts, Wynn Resorts, dan Melco Resorts naik antara 2,5% dan 14,8% setelah pemerintah Makau membatasi jumlah operator kasino baru yang diizinkan beroperasi menjadi enam dengan periode operasi hingga 10 tahun.

Data menunjukkan penjualan ritel jatuh pada Desember karena orang Amerika berjuang dengan kekurangan barang dan ledakan infeksi Covid-19.

Secara terpisah, inflasi yang melonjak menghantam sentimen konsumen AS pada awal Januari, yang turun ke level terendah kedua dalam satu dekade. Pasar saham AS akan tetap tutup pada hari Senin karena hari libur umum.

Selanjutnya: Minyak Masih Naik di Tengah Desas-desus China Akan Rilis Cadangannya Sekitar Imlek

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×