kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Dibuka Turun Menjelang Rilis Notula Rapat The Fed, Rabu (16/8)


Rabu, 16 Agustus 2023 / 20:56 WIB
Wall Street Dibuka Turun Menjelang Rilis Notula Rapat The Fed, Rabu (16/8)
ILUSTRASI. Wall Street


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street dibuka lebih rendah pada hari Rabu (16/8), menjelang rilis notula rapat Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Juli. Dengan harapan dapat memberikan isyarat mengenai tingkat suku bunga.

Melansir Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 31,43 poin atau 0,09% pada pembukaan perdagangan menjadi 34.914,96.

Indeks S&P 500 dibuka lebih rendah 4,07 poin atau 0,09% pada 4.433,79. Sementara Nasdaq Composite turun 37,88 poin atau 0,28% menjadi 13.593,17 pada pembukaan perdagangannya.  

Baca Juga: Wall Street Terjun Akibat Penjualan Ritel yang Kuat

Pasa saham  telah mengalami masa-masa sulit di bulan Agustus, dengan S&P 500 merana di level terendah lebih dari satu bulan. Tersereta data yang menggarisbawahi inflasi yang tinggi dan ekonomi yang kuat telah mengipasi kekhawatiran akan suku bunga yang akan bertahan lebih lama.

Wall Street ditutup turun tajam pada hari Selasa (15/8) setelah pertumbuhan penjualan ritel yang solid di bulan Juli menambah ketidakpastian seputar prospek suku bunga.

Dengan kekhawatiran atas kemungkinan penurunan peringkat beberapa bank pemberi pinjaman AS oleh Fitch yang semakin menekan sentimen risiko.

Sementara para investor sebagian besar memperkirakan pengetatan moneter the Fed akan segera berakhir. Ada kekhawatiran bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini untuk waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Bursa Asia Tertekan Pada Rabu (16/8) Pagi Menyusul Penurunan Wall Street

Pertaruhan para trader akan jeda kenaikan suku bunga di bulan September mencapai hampir 91%, menurut alat Fedwatch CME Group.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×