kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Wall Street berseri, Nasdaq naik lebih dari 2% didukung rebound saham teknologi


Selasa, 07 Desember 2021 / 22:28 WIB
ILUSTRASI. Wall Street. REUTERS/Brendan McDermid


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street menghijau pada perdagangan Selasa (7/12), dengan Nasdaq menguat lebih dari 2% didukung oleh rebound saham perusahaan teknologi di tengah meredanya kekhawatiran seputra varian Omicron. Sementara saham Intel melonjak setelah rencana untuk membawa unit mobil self drivingnya ke publik.

Investor menyambut keputusan raksasa chip itu untuk mendaftarkan Mobileye di Amerika Serikat pada pertengahan 2022, mengirim sahamnya 5,0% lebih tinggi.

Sepuluh dari 11 sektor S&P utama menguat di awal perdagangan, dengan sektor teknologi informasi, yang menaungi perusahaan seperti Visa Inc, Mastercard Inc, Salesforce.com dan Apple Inc, naik 2,5%.

Mengutip Reuters, Selasa (7/12), pada pukul 09:52 ET, Dow Jones Industrial Average naik 439,49 poin, atau 1,25%, ke level 35.666,52, S&P 500 naik 78,04 poin, atau 1,70%, ke level 4.669,71, dan Nasdaq Composite naik 361,97 poin, atau 2,38 %, ke level 15.587,12.

Indeks utama Wall Street ditutup lebih tinggi pada hari Senin karena komentar optimistis dari pejabat tinggi AS tentang Omicron mendorong investor. 

Indeks volatilitas CBOE juga turun dari level tertinggi 10 bulan pekan lalu, ketika kekhawatiran seputar jenis virus baru dan komentar hawkish Federal Reserve mengguncang investor.

Baca Juga: Kekhawatiran eksekutif bank AS terhadap ancaman inflasi meningkat

"Dengan reli kemarin, investor mulai memahami fakta bahwa Fed kemungkinan melakukan pengurangan untuk alasan yang tepat," kata Art Hogan, kepala strategi pasar di National Securities di New York.

"Dan hal kedua adalah ada dampak ekonomi yang berkurang dari setiap varian baru virus corona sejak pandemi dimulai."

Saham-saham dengan pertumbuhan tinggi termasuk Nvidia dan Tesla terpukul dalam beberapa hari terakhir karena investor beralih ke sektor-sektor seperti energi, bank dengan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memperketat kebijakan moneter lebih cepat untuk mengekang inflasi yang melonjak.

Eksekutif bank AS mengangkat kekhawatiran tentang dampak periode berkelanjutan dari inflasi yang lebih tinggi, menambah tekanan pada Fed untuk mempercepat rencana untuk memperlambat laju pembelian asetnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×