kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Wall Street: Alphabet mendorong S&P 500 ke rekor tertinggi dan menopang Nasdaq


Rabu, 28 April 2021 / 21:58 WIB
ILUSTRASI. Wall Street


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan saham Alphabet setelah rilis laporan pendapatan telah mendorong S&P 500 ke rekor tertinggi dan mendukung indeks Nasdaq pada perdagangan Rabu (28/4). Sementara investor berharap Federal Reserve akan menepati janjinya untuk menjaga kebijakan moneter tetap longgar.

Melansir Reuters, pukul 10:10 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 148,57 poin atau 0,44% pada 33.836,36, S&P 500 naik 8,11 poin atau 0,19% menjadi 4.194,83, dan Nasdaq Composite naik 18,24 poin atau 0,13% di 14.108.45.

Saham induk Google, Alphabet Inc, melonjak 5,4% setelah melaporkan rekor laba pada kuartal kedua berturut-turut dan mengumumkan pembelian kembali saham senilai US$ 50 miliar.

Sektor layanan komunikasi indeks S&P 500, yang menampung Alphabet, naik 2,3% dan memimpin kenaikan di antara 11 sektor utama S&P 500.

Baca Juga: Harga emas tertahan menunggu sinyal inflasi The Fed

Pelaku pasar juga tengah menanti hasil dari Apple Inc dan Facebook Inc setelah pasar tutup.

Facebook Inc diperkirakan akan melaporkan kenaikan pendapatan kuartal pertama. Sementara Apple Inc diperkirakan akan membukukan kenaikan lebih dari 32% dalam pendapatan kuartal kedua. Saham Facebook naik 1,4% dan Apple merosot 0,2%.

Sementara itu, pernyataan kebijakan bank sentral AS diperkirakan sebagian besar mengikuti cetakan yang ditetapkan pada bulan Desember, ketika The Fed mengatakan tidak akan mengubah kebijakan moneter sampai ada "kemajuan substansial lebih lanjut" dalam memenuhi lapangan kerja maksimum dan sasaran inflasi 2%. Pernyataan itu jatuh tempo pada pukul 2 siang waktu setempat.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×