kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Wajah Wall Street beragam tadi malam


Rabu, 27 April 2016 / 05:35 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS berhasil ditutup di zona positif, kendati dengan kenaikan tipis pada Selasa (26/4). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 naik 0,2% menjadi 2.091,61. Pada transaksi sebelumnya, indeks acuan Negeri Paman Sam ini sempat naik 0,4%.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Avregae naik 0,07% menjadi 17.990,32. Sedangkan indeks Nasdaq turun 0,15% menjadi 4.888,28.

Wajah bursa AS tampil beragam di tengah banyaknya sentimen yang bermain. Sebut saja rilis kinerja emiten, kenaikan harga komoditas, dan aksi wait and see investor menjelang pertemuan The Federal Reserve.

Analis memprediksi, 9,2% emiten yang terhimpun pada indeks S%P 500 akan mencatatkan penurunan laba di kuartal I. Lebih dari sepertiga perusahaan pada indeks acuan AS akan merilis kinerjanya pekan ini. Termasuk di antaranya Apple Inc, EBay Inc, dan AT&T Inc.

Pergerakan sejumlah emiten yang turut mempengaruhi Wall Street tadi malam di antaranya: Procter & Gamble Co dan 3M Co yang penurunannya mencapai lebih dari 1,3% meski berhasil menorehkan kinerja yang melampaui estimasi. Sementara, DuPont Co berhasil naik 2,4% setelah menaikkan outlook kinerjanya di tahun ini.

"Level resistance indeks S&P 500 saya rasa akan berada di kisaran 2.090. Diperlukan kabar baik agar indeks bisa terdorong ke level tersebut," jelas Alan Gayle, senior strategist RidgeWorth Investments di Atlanta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×