kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Waduh, bursa Asia alami penurunan terbesar dalam seminggu terakhir


Senin, 27 Juni 2011 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Sore ini, mayoritas saham di bursa Asia anjlok. Bahkan penurunannya merupakan yang paling besar dalam seminggu terakhir. Pada pukul 17.10 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 1,1% menjadi 130,78. Dengan demikian, bursa acuan Asia ini sudah melorot 6,1% dari posisi tertinggi tahun ini yang terjadi pada 2 Mei lalu.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang, indeks Kospi Korea Selatan, dan indeks S&P/ASX 200 masing-masing mengalami penurunan hingga 1%. Sedangkan indeks Hang Seng Hongkong turun 0,6% dan indeks Shanghai Composite China naik 0,4%.

Sejumlah saham yang pergerakannya mempengaruhi bursa Asia antara lain: Toyota Motor Corp yang turun 2,3% di Tokyo, Samsung Electronics Co turun 2% di Seoul, dan Commonwealth Bank of Australia Ltd turun 1,3% di Sydney.

Rupanya, investor masih cemas akan kondisi ekonomi AS dan Yunani. "Konsumen merupakan kunci utama penggerak perekonomian AS. Jika kepercayaan konsumen AS terlihat lemah, hal itu akan menyeret ekonomi secara keseluruhan. Nah, jika pasar AS terguncang, secara otomatis pasar ekspor Asia juga ikut kena imbas," jelas Shane Oliver, head of investment strategy AMP Capital Investor Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×