Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) akan menggelar penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham. Emiten yang bergerak di bidang perdagangan kendaraan bermotor listrik ini mengaku akan menerbitkan maksimal 21,87 miliar saham baru.
Atas aksi korporasi tersebut, emiten grup Bakrie & Brothers ini akan meminta restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Mei 2026.
Baca Juga: Bersama Zatta (ZATA) Jual Aset Rp 75 Miliar Tapi Berpotensi Catat Rugi Rp 78 Miliar
Manajemen dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (10/4/2026) menjelaskan, dana hasil aksi korporasi yang kerap disebut dengan rights issue ini akan digunakan untuk tambahan modal kerja dan penyertaan modal ke anak perusahaan. Dana tersebut diharap bisa mendukung pengembangan bisnis VKTR dan anak usaha perusahan di masa depan.
Dampak dilaksanakannya PMHMETD I bagi kondisi keuangan VKTR yaitu peningkatan ekuitas yang akan memperkuat struktur permodalan, guna mengembangkan kegiatan usaha dan mendukung pertumbuhan jangka panjang. Tapi bagi pemegang saham VKTR yang tidak melaksanakan HMETD miliknya dan tidak mengambil porsinya atas saham baru dapat terdilusi maksimum 33,33%.
Pada Jumat (10/4/2026), harga saham VKTR naik 5,43% di Rp 970 per saham. Sementara dalam lima hari saham VKTR naik 28,48%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













