kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Utang jangka pendek Adhi Karya (ADHI) bersifat revolving dan sebagian belum ditarik


Minggu, 31 Mei 2020 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Utang pokok Adhi Karya senilai Rp 4 triliun yang sumbernya dari Himbara serta sumber perbankan lain, sebagian belum ditarik.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Adhi Karya Tbk (ADHI) memberikan penjelasan soal utang pokok jangka pendek senilai Rp 4 triliun yang disebut di pemberitaan Kontan.co.id berjudul, "Dampak pandemi, laba bersih Adhi Karya (ADHI) bisa anjlok lebih dari 75%".

Budi Harto, Direktur Utama Adhi Karya menjelaskan, utang pokok Adhi Karya senilai Rp 4 triliun yang sumbernya dari Himbara (Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI dan Bank BTN), serta sumber perbankan lain, sebagian belum ditarik.

Sifat pinjaman tersebut revolving dan transaksional sehingga setiap tahun fasilitas tersebut dilakukan perpanjangan. Perpanjangan dilakukan pada bulan April - Mei.

Dana tersebut dipergunakan untuk membiayai proyek-proyek berjalan yang dikerjakan Adhi Karya antara lain proyek LRT Jabodebek, proyek tol  Banda Aceh- sigli (pre-financing) dan proyek proyek lainnya.

Kewajiban Adhi karya atas utang jatuh tempo seperti obligasi jatuh tempo pada bulan 20 Maret 2020 lalu telah dilakukan sesuai jadwal. Obligasi yang sudah diselesaikan  pada 20 Maret 2020 senilai Rp 500 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×