kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.968   121,00   0,68%
  • IDX 6.116   -79,29   -1,28%
  • KOMPAS100 811   -13,46   -1,63%
  • LQ45 609   -10,35   -1,67%
  • ISSI 212   -2,84   -1,33%
  • IDX30 345   -4,85   -1,39%
  • IDXHIDIV20 424   -4,03   -0,94%
  • IDX80 92   -1,74   -1,86%
  • IDXV30 116   -1,40   -1,19%
  • IDXQ30 111   -1,35   -1,21%

USD/JPY melemah di tengah perang dagang yang belum usai


Selasa, 27 Agustus 2019 / 20:43 WIB
ILUSTRASI. Uang dollar AS


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku pasar masih khawatir pada perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang belum kunjung usai. Akibatnya, pasangan mata uang USD/JPY cenderung bergerak melemah.

Mengutip Bloomberg di pasar spot, Selasa (27/8) dolar AS melemah 0,32% terhadap yen. 

Analis Monex Investindo Faisyal mengatakan, dolar AS tak berdaya dihadapan yen karena pelaku pasar kembali memburu yen sebagai aset safe haven di kala belum jelasnya penyelesaian masalah perang dagang AS dan China.

Baca Juga: Tren penguatan obligasi dolar AS masih berlanjut

"Di satu sisi Trump mengajak berunding, tetapi China membatah," kata Faisyal, Selasa (27/8). Selain itu, USD/JPY cenderung bergerak melemah karena dipicu munculnya optimisme pasar akan tercapainya kesepakatan dagang AS dan Jepang.

Pergerakan USD/JPY selanjutnya akan dipengaruhi oleh data kepercayaan konsumen AS atau CB Consumer Confidence yang rilis pukul 21.00 hari ini.

Data tersebut pasar proyeksikan akan bergerak turun, jika benar terjadi maka USD/JPY berpotensi semakin melemah.

Secara teknikal Faisyal memproyeksikan USD/JPY cenderung bergerak turun dengan harga di bawah MA 50,100,200. MACD -0,1421. RSI berada di 43,90 dan stochastic berada di 22,58.

Faisyal merekomendasikan sell dengan rentang support di 104,40-105,25 dan resistance di 106,35-107,00.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×