kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Usai sentuh level tertinggi, harga emas pagi ini nangkring di US$ 1.721 per ons troi


Rabu, 15 April 2020 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Emas bantangan. Usai sentuh level tertinggi, harga emas nangkring di US$ 1.721,80 per ons troi pada Rabu (15/4) pagi. REUTERS/Toru Hanai/File Photo


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih berkilauan usai mencapai rekor tertingginya dalam tujuh tahun. Meski pagi ini harga emas cenderung menurun.

Mengutip Bloomberg pada Rabu (15/4) pukul 09.40 WIB, harga emas spot turun 0,30% ke US$ 1.721,80 per ons troi.

Baca Juga: Harga emas Antam kembali turun Rp 5.000 ke Rp 943.000, Rabu (15/4)

Sementara harga emas Comex untuk pengiriman Juni 2020 berada di level US$ 1.750,30 per ons troi alias melemah 1,05%.

Dilansir dari Reuters, harga emas global masih cenderung stabil pada hari ini karena kekhawatiran investor akan kelesuan ekonomi global akibat pandemi virus corona terus meningkat sehingga mendukung pergerakan harga safe-haven.

Di sisi lain, target Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memulai kembali pada 1 Mei dinilai sejumlah analis sebagai sesuatu yang terlalu optimistis.

Baca Juga: Harga emas dunia mencapai level tertinggi dalam delapan tahun, ini warning analis!

"Emas telah didorong lebih tinggi oleh sejumlah besar uang yang dipompa bank sentral berbagai negara ke pasar dan paket penyelamatan yang terus diluncurkan masing-masing negara untuk mendukung ekonomi mereka," tulis tim analis Commerzbank. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×