kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

United Tractors (UNTR) Menurunkan Target Penjualan Alat Berat Komatsu Tahun Depan


Senin, 20 November 2023 / 15:35 WIB
United Tractors (UNTR) Menurunkan Target Penjualan Alat Berat Komatsu Tahun Depan
ILUSTRASI. United Tractors (UNTR) menurunkan target penjualan alat berat Komatsu untuk tahun depan.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) menurunkan target penjualan alat berat Komatsu untuk tahun depan. UNTR menurunkan target penjualan alat berat sebesar 25% secara year-on-year (YoY) menjadi 3.800 unit sampai 4.000 unit.

Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis menyebut, turunnya target tahun depan karena kebutuhan alat berat di sektor tambang sudah melandai. "Dan belanja di sektor konstruksi/infrastruktur mungkin berkurang menunggu selesainya pemilu," kata Sara kepada Kontan.co.id, Senin (20/11).

Adapun penjualan alat berat Komatsu United Tractors mulai melandai. Sepanjang Sembilan bulan pertama 2023, UNTR menjual 4.365 unit alat berat Komatsu.

Baca Juga: Saham Perbankan dan Tambang Jadi Incaran Asing, Ini Kata Analis

Realisasi tersebut menurun 3,72% YoY. Penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 4.534 unit. Adapun pangsa pasar alias market share UNTR per September 2023 sebesar 31%

Secara sektoral penjualan alat berat UNTR sepanjang Januari-September 2023 masih didominasi oleh sektor pertambangan, yakni sebanyak 62% dari total penjualan. Disusul oleh sektor konstruksi sebanyak 16%, sektor kehutanan sebanyak 13%, dan sektor agribisnis sebanyak 9%.

Di periode September 2023 sendiri, UNTR menjual 414 unit alat berat UNTR. Jumlah ini naik 3,5% dari penjualan di periode Agustus 2023 yang sebesar 400 unit. Namun, penjualan di periode September 2023 menurun 24,03% dari realisasi penjualan di September 2022 yang kala itu mencapai 545 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×