kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

United Tractors target porsi non-batubara 30%


Kamis, 09 November 2017 / 21:11 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) ingin memperbesar porsi pendapatan dari bisnis non-batubara. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko akibat volatilitas harga batubara yang tinggi, karena mekanisme pasar.

Iwan Hadiantoro, Direktur Keuangan UNTR menyatakan, saat ini, bisnis non-batubara masih memberi kontribusi sekitar 10%. Sampai dengan 2020, UNTR membidik bisnis non-batubara ini bisa berkontribusi 30%.

"Misalnya kami sudah masuk ke bisnis infrastruktur," kata Iwan usai paparan kinerja Astra Group di Cianjur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/11).

Bisnis infrastruktur tersebut yakni, masuknya anak usaha UNTR, PT Karya Supra Perkasa sebagai pengendali PT Acset Indonusa Tbk (ACST). Dalam hal ini, Karya Supra Perkasa memegang porsi sebesar 50,1%.

Selain itu, ada bisnis non-batubara lain yang masih memiliki potensi. Diantaranya bisnis coking coal, energi, dan power plant. Selain itu, UNTR juga melirik bisnis on road seperti bus. "Karena peluang di sektor ini masih ada," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×