kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.830
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,33%

Unilever ingin pangkas beban utang

Sabtu, 02 Juni 2018 / 09:38 WIB

Unilever ingin pangkas beban utang
ILUSTRASI. Pabrik Unilever



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) bakal merombak struktur kewajibannya. Emiten konsumer ini bakal melunasi sejumlah utang, terutama utang jangka pendek.

Dananya berasal dari divestasi segmen bahan makanan olesan atau spread. "Paling tidak, dana (hasil divestasi) akan kami gunakan untuk melunasi utang jangka pendek," ujar Direktur UNVR Sancoyo Antarikso, Kamis (31/5) lalu.


Nilai divestasi segmen spread mencapai US4 164 juta atau setara Rp 2,65 triliun. Ini merupakan penjualan aset tak berwujud di segmen tersebut. Aset tak berwujud yang dijual termasuk, namun tak terbatas pada, hak mendistribusikan produksi menggunakan merek dagang global dan lokal serta daftar pelanggan di Indonesia. Sigma Bidco BV menjadi pihak pembeli.

UNVR juga menjual aset berwujudnya yang menjadi rangkaian divestasi itu. Penjualannya meliputi aset produksi dan perlengkapannya Rp 152,64 miliar dan penjualan persediaan serta barang dagang Rp 42,83 miliar.

UNVR juga bakal menyewakan sebagian tanah dan bangunan pabrik di Cikarang. Aset ini digunakan untuk pengoperasian aset segmen spread senilai Rp 56,29 miliar. Emiten ini juga menjual merek dagang lokal senilai Rp 9,7 miliar.

Manajemen UNVR belum gamblang mengungkapkan bagian utang mana yang bakal dilunasi. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2018, pinjaman bank jangka pendek UNVR tercatat Rp 2,05 triliun, turun 40% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Satu hal yang pasti, pelunasan belum akan terjadi dalam waktu dekat. UNVR perlu meminta restu pemegang saham (RUPSLB) pada 21 Juni 2018. "Kami akan meminta pemegang saham agar transaksinya bisa dilakukan di kuartal III," tambah Sancoyo.

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, kinerja UNVR melambat. "Namun pada kuartal kedua tahun ini menjadi titik balik," tulis analis Mirae Asset Sekuritas, Mimi Halimin, dalam riset pada 25 April 2018.

Alasannya, daya beli pada tahun ini sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu. Mimi memprediksi, penjualan UNVR hingga akhir tahun ini mencapai Rp 45,23 triliun, sedikit di bawah estimasi konsensus Rp 45,29 triliun. "Hold saham UNVR," tambah Mimi dengan target harga Rp 50.700 per saham.

Harga saham UNVR pada Kamis (31/5) lalu ditutup menyusut 2,04% menjadi Rp 45.600 per saham.


Reporter: Dityasa H Forddanta
Editor: Dupla Kartini

EMITEN

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0650 || diagnostic_web = 0.3588

Close [X]
×