kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ukraina-Rusia panas, permintaan safe haven naik


Jumat, 08 Agustus 2014 / 06:16 WIB
Ukraina-Rusia panas, permintaan safe haven naik
ILUSTRASI. Pameran Astindo Travel Fair berlangsung di ICE BSD, Tangerang


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga emas dunia kembali mendaki tadi malam (7/8) di New York. Rupanya, penurunan yang terjadi pada pasar saham mengerek tingkat permintaan emas sebagai aset investasi alternatif.

Mengutip data Bloomberg, pada pukul 13.43 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember naik 0,3% menjadi US$ 1.312,50 per troy ounce di Comex, New York. Pada transaksi sebelumnya, harga emas sempat menyentuh posisi US$ 1.315,50 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi untuk kontrak emas teraktif sejak 22 Juli lalu.

Seperti yang diketahui, indeks Standard & Poor's 500 turun sebesar 0,6% semalam. Pemicunya adalah meningkatnya ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina sehingga dikhawatirkan akan memukul perekonomian global. Apalagi, Gedung Putih menegaskan, sanksi atas Rusia akan ditingkatkan jika Rusia tidak menarik pasukannya dari Ukraina.

"Penurunan pasar saham dipicu oleh ketidakpastian situasi di Ukraina, yang pada akhirnya mengerek harga emas. Sejumlah dana mengalir ke emas karena kecemasan mengenai kondisi ekonomi Eropa," jelas Tom Power, senior market strategist RJO Futures di Chicago.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×