kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

UE Meeting angkat euro


Selasa, 20 November 2012 / 07:49 WIB
UE Meeting angkat euro
ILUSTRASI. nilai jual beli dolar As di BNI, Kamis (26/8)./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/03/11/2020.


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kurs euro relatif menguat terhadap sejumlah mata uang dunia. Agenda Euro Group Meeting yang akan dihadiri oleh para menteri keuangan Uni Eropa (UE) dan Presiden European Central Bank (ECB) di Brussel, hari ini, memberi angin segar bagi euro.

Pasangan EUR/USD, Senin (19/11), pukul 16.00 WIB, naik 0,19% menjadi 1,2768. Sementara, pairing EUR/JPY mengalami penguatan 0,12% menjadi 103,72. Sedang pairing EUR/AUD melemah tipis 0,08% menjadi 1,231.

Selain itu, akhir pekan ini juga akan digelar agenda penting lain yakni EU economic summit. Dalam pertemuan tersebut, para petinggi Uni Eropa akan membicarakan masalah krisis utang di Yunani, Spanyol dan mengintegrasikan kebijakan moneter di wilayah itu.

Diantaranya, para menteri keuangan Eropa akan menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai bailout lanjutan bagi Yunani dengan Dana Moneter Internasional (IMF). “Masalah utang Yunani kemungkinan akan dibahas lebih intensif. Tetapi, kami mungkin bisa melihat pernyataan yang konstruktif,” kata Thomas Costerg, ekonom Standard Chatered, London, kepada Bloomberg.

Analis Harvest International Futures, Ibrahim, berpendapat, investor menunggu titik terang bagi penyelesaian utang Yunani. "Pertemuan nanti menjadi sentimen yang membuat pasar kembali optimistis terhadap perekonomian Eropa," ujar dia.

Selain itu, pernyataan Presiden AS Barack Obama yang megindikasikan diskusi dengan Kongres AS berlangsung lancar. Ini memberikan sinyal positif penyelesaian masalah jurang fiskal (fiscal cliff).

"Kekhawatiran fiscal cliff di AS ini meningkatkan nilai-nilai aset berisiko, salah satunya euro," ujar Ariston Tjendra, Analis Monex Investindo Futures.

Sementara itu, valas yen tertekan oleh kondisi politik di Jepang. Bulan depan, Jepang akan menggelar pemilu untuk memilih perdana menteri baru. "Spekulasi pemilu yang akan dimenangkan oleh partai oposisi yang pro terhadap stimulus agresif di Jepang dalam jangka pendek akan melemahkan yen," ujar Joseph Capurso, currency strategist Commonwealth Bank of Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×