kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.807   73,00   0,44%
  • IDX 7.828   -492,09   -5,91%
  • KOMPAS100 1.080   -68,31   -5,95%
  • LQ45 770   -42,33   -5,21%
  • ISSI 282   -23,09   -7,57%
  • IDX30 400   -17,67   -4,23%
  • IDXHIDIV20 477   -16,49   -3,34%
  • IDX80 119   -7,65   -6,02%
  • IDXV30 131   -7,06   -5,11%
  • IDXQ30 129   -5,19   -3,87%

Transaksi Multilateral di ICDX Tumbuh 43,9%, Kontrak Berjangka Komoditas Emas Dominan


Kamis, 29 Januari 2026 / 11:14 WIB
Transaksi Multilateral di ICDX Tumbuh 43,9%, Kontrak Berjangka Komoditas Emas Dominan
ILUSTRASI. Bursa Komoditi ICDX (Dok/ICDX). Kontrak berjangka komoditas emas tercatat mendominasi transaksi multilateral di Bursa Berjangka tahun 2025.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kontrak berjangka komoditas emas tercatat mendominasi transaksi multilateral di Bursa Berjangka tahun 2025.

Hal ini terlihat dari volume transaksi multilateral di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI). 

Sepanjang tahun 2025, volume Transaksi Multilateral di ICDX tercatat sebesar 1.175.332 lot, tumbuh 43,9% dibandingkan tahun 2024 dengan volume sebesar 816.473 lot. 

Dari total transaksi di tahun 2025 tersebut, kontrak berjangka komoditas emas mendominasi volume transaksi, yaitu kontrak GOLDGR dengan volume transaksi sebanyak 281.280 lot dan kontrak GOLDUDMic dengan volume transaksi sebanyak 180.110 lot. 

Baca Juga: Hari Perdana Tahun 2026, Transaksi di ICDX Rp 130 Triliun

Sementara itu, pada periode sebelumnya yaitu di tahun 2024, juga didominasi oleh kontrak berjangka komoditas emas, yaitu kontrak GOLDUDMic dengan volume transaksi sebanyak 341.155 lot dan kontrak GOLDGR dengan volume transaksi sebanyak 275.222 lot.  

Adapun transaksi kontrak komoditas emas lain yaitu GOLDUD pada tahun 2025 tercatat sebanyak 43.390 lot, yang pada periode yang sama di tahun 2024 tercatat volume transaksi sebanyak 195.308 lot. 

Direktur ICDX Nursalam mengatakan, pertumbuhan total volume transaksi pada 2025 didorong oleh pergeseran preferensi pelaku pasar dari kontrak emas berbasis USD menuju kontrak emas rupiah yang lebih stabil dan terstandarisasi. 

GOLDGR muncul sebagai tulang punggung likuiditas emas pada 2025, sementara GOLDUD dan GOLDUDMic mengalami penyesuaian volume seiring perubahan strategi dan kebutuhan pasar. 

Baca Juga: Hari Pertama Perdagangan di 2026, ICDX Catat Volume Transaksi Senilai Rp 130 Triliun

"Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan produk emas ICDX semakin mengarah pada penguatan pasar domestik, dengan GOLDGR sebagai instrumen utama dalam mendukung pendalaman pasar emas nasional," ujar Nursalam dalam keterangan resminya, Kamis (29/1).

Nursalam menambahkan, kalau dibandingkan tahun 2024 dan tahun 2025, ada sesuatu yang menarik, yaitu pada tahun 2024 Aktivitas transaksi didominasi oleh GOLDUDMic. Ini mencerminkan tingginya minat terhadap kontrak emas mikro. 

Sementara pada tahun 2025, Dominasi beralih ke GOLDGR, menandai penguatan transaksi emas berbasis rupiah dan emas fisik domestik. 

Kinerja transaksi produk emas ICDX pada 2025 menegaskan arah penguatan pasar emas nasional, dengan fokus pada produk yang stabil, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pasar domestik. 

"Ke depan, ICDX terus berkomitmen untuk mendorong pendalaman pasar emas melalui pengembangan produk yang inklusif, likuid, dan berdaya saing," kata Nursalam.

Sebagai informasi, GOLDUD merupakan kontrak gulir harian emas USD dengan satuan kontrak 10 troy ons per lot. GOLDUD menggunakan denominasi USD dan mengacu pada harga pasar Loco London dengan tingkat kemurnian 99,99%. 

Baca Juga: Prospek Komoditas Emas di Tahun 2026 Tetap Berkilau

Sementara, GOLDUDMic merupakan versi mikro dari kontrak GOLDUD dengan ukuran 1/100 dari kontrak standar. Minimum transaksi adalah 1 lot mikro (setara 0,01 kontrak GOLDUD). 

Ukuran kontrak yang lebih kecil membuat transaksi emas berbasis USD lebih terjangkau, namun tetap memberikan eksposur terhadap pergerakan harga emas global yang mengacu pada pasar Loco London. 

Sedangkan GOLDGR merupakan simbol kontrak berjangka emas spesifikasi 100 gram per lot dalam rupiah (IDR).

Kualitas emas yang bisa dikirim melalui kontrak ini harus memiliki kemurnian 99,99% dan memiliki nomor seri dan mengidentifikasi cap dari refiner yang disetujui dan terdaftar oleh ICDX.

Selanjutnya: Rencana IPO Merdeka Gold (EMAS) di Bursa Hong Kong Masih Dalam Tahap Penjajakan

Menarik Dibaca: IHSG Anjlok, Ini Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Kamis (29/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×