kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

TINS terbitkan obligasi dan sukuk ijarah tahap I


Kamis, 24 Agustus 2017 / 13:21 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - PT Timah Tbk (TINS) berencana menerbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah dengan mekanisme Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I senilai Rp 2,1 triliun untuk obligasi dan Rp 700 miliar untuk sukuk ijarah.

Adapun tahap pertama, TINS akan menerbitkan obligasi dengan target dana sebanyak-banyaknya Rp 1,2 triliun dan sukuk ijarah dengan target dana sebanyak-banyaknya Rp 300 miliar.

Direktur Utama TINS, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani menyatakan, seri obligasi yang ditawarkan ada dua jenis. Yakni, Seri A dengan jangka waktu tiga tahun dan Seri B dengan jangka waktu lima tahun dengan kupon obligasi yang dibayarkan per tiga bulan. Adapun Seri yang ditawarkan untuk sukuk ijarah punya jangka waktu yang sama.

Mohtar mengatakan, obligasi dan sukuk ijarah yang ditawarkan tersebut masing-masing telah memperoleh hasil pemeringkatan single A plus dari PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo).

Asal tahu saja, dana yang diperoleh dari emisi obligasi setelah dikurangi oleh biaya emisi akan digunakan TINS sebesar 70% untuk belanja modal yang terdiri dari rekondisi peralatan produksi serta peningkatan kapasitas produksi. Itu meliputi pengadaan Kapal Isap Produksi (KIP), pengadaan kapal penambangan laut teknologi tepat guna, pengadaan peralatan ausmelt dan fuming, kegiatan eksplorasi dan pembukaan tambang besar.

"Sedangkan 30% akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang jangka pendek yang berasal dari fasilitas modal kerja," tandasnya. Sementara itu, dana hasil emisi sukuk ijarah setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan seluruhnya oleh TINS untuk rekondisi peralatan produksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×