kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Tingkatkan Produksi Migas, Simak Rekomendasi Saham Energi Mega Persada (ENRG)


Selasa, 13 Januari 2026 / 18:38 WIB
Tingkatkan Produksi Migas, Simak Rekomendasi Saham Energi Mega Persada (ENRG)
ILUSTRASI. Energi Mega Persada, ENRG (DOK/Energi Mega Persada). Pendapatan ENRG tembus US$ 361 juta per Kuartal III-2025. Kalkulasi menunjukkan ekspansi di Bentu dan Sengkang mjadi kunci pertumbuhan laba.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Pertumbuhan ini didukung secara objektif oleh penemuan cadangan gas signifikan di Blok Sengkang melalui sumur EWL-1 serta penguasaan penuh 100% kepemilikan di Blok Kangean yang memperkuat basis produksi gas perseroan. 

“Alokasi belanja modal sebesar US$ 200 juta untuk tahun 2026 dan tren kenaikan laba bersih sebesar 19,6% pada periode sebelumnya memberikan landasan finansial yang kuat untuk melanjutkan ekspansi operasional secara agresif,” ujar Abida kepada Kontan, Selasa (13/1/2026). 

Abida menyampaikan tantangan utama yang dihadapi ENRG pada awal 2026 mencakup volatilitas harga minyak global, di mana harga minyak Brent diproyeksikan berada di kisaran US$ 56 hingga US$ 58 per barel akibat kondisi surplus pasokan. 

Baca Juga: Usai Privat Placement, Ini Rencana Energi Mega Persada (ENRG) Hingga 2026

Dari sisi operasional, Abida menyebut bahwa perusahaan harus mengelola risiko teknis pengeboran dan ketepatan waktu eksekusi proyek untuk memastikan target produksi tidak terhambat oleh kendala lapangan atau perizinan.

Namun, manajemen secara proaktif memitigasi risiko ini melalui strategi efisiensi biaya produksi dan perbaikan struktur permodalan, termasuk penurunan rasio utang terhadap ekuitas untuk menjaga ketahanan keuangan.

Juan memproyeksikan pendapatan dan laba bersih ENRG tahun 2025 dapat mencapai US$ 505 juta dan US$ 82 juta.

Baca Juga: Energi Mega Persada (ENRG) Raih Kenaikan Penjualan Bersih 18% di Semester I-2025

Pendapatan dan laba bersih tahun 2026 diproyeksi mencapai US$ 522 juta dan US$ 95 juta. Adapun pada tahun 2024, ENRG mengantongi pendapatan sebesar US$ 467 juta dan laba bersih US$ 75 juta. 

Sukarno, Juan, dan Abida merekomendasikan Buy saham ENRG dengan target harga masin-masing Rp 1.720 per saham, Rp 2.300 per saham, dan Rp 1.710 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×