kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Tiga saham tambang batubara menyeret indeks


Rabu, 27 September 2017 / 12:32 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah bergerak di area negatif hingga penutupan perdagangan sesi I, Rabu (27/9). IHSG turun 4 poin atau 0,07% ke level 5.859,93.

Tujuh dari 10 sektor menekan IHSG ke level bawah. SEktor pertambangan mencatatkan pelemahan terbesar, yakni 1,89%, disusul sektor keuangan dan industri dasar yang turun masing-masing 0,36%. Sektor konstruksi menyusul dengan penurunan 0,35%.

Sedangkan sektor infrastruktur turun 0,22%. Sektor perkebunan dan aneka industri turun masing-masing 0,13% dan 0,06%.

Tiga sektor masih melaju dengan kenaikan paling kencang pada sektor barang konsumer 0,92%. Sektor manufaktur menguat 0,49%. Sektor perdagangan menguat tipis 0,06%.

Luruhnya IHSG ini didorong oleh total volume transaksi 4,56 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,32 triliun. SEbanyak 190 saham melemah, 111 saham stagnan dan 105 saham masih menguat.

Tiga saham tambang batubara menyeret LQ45 yang sempat hijau pada awal sesi. Ketiga saham ini adalah PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang turun 5,30%, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 3,70% dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 2,92%.

Sedangkan penguatan masih tampak pada saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 2,87%, PT Hanson International Tbk (MYRX) 1,63% dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 1,32%.

Di pasar reguler, investor asing mencetak penjualan bersih Rp 119 miliar. Sedangkan penjualan bersih untuk keseluruhan pasar hanya Rp 68,11 miliar.

Penjualan bersih asing terbesar adalah saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 53,3 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 30 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 22,3 miliar. Pembelian bersih asing tercatat pada saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 65,6 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 9 miliar dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 8,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×