Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.393
  • EMAS666.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Tiga saham kapitalisasi besar pilihan analis

Rabu, 03 Januari 2018 / 22:00 WIB

Tiga saham kapitalisasi besar pilihan analis

Warga antre sambil duduk lesehan menunggu loket pendaftaran BPJS Kesahatan buka di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, Senin (7/7/2014). Sebanyak 22 rumah sakit di seluruh Indonesia telah mengimplementasikan fasilitas teknologi informasi sistem "bridging" untuk pendataan anggota BPJS Kesehatan yang akan mempermudah proses pendaftaran pasien rujukan antar-rumah sakit. Sistem bridging ini diharapkan dapat mengurangi antrean. Warta Kota/angga bhagya nugraha


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua hari perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di 2018, investor asing berbalik arah melakukan aksi beli bersih (net buy) di pasar saham Indonesia. Pada penutupan perdagangan Rabu (3/1), tercatat net sell sebesar Rp 71,80 miliar.

Saham-saham penggerak aksi beli bersih asing di perdagangan hari kedua di 2018 masih didominasi oleh saham perbankan. Dari 10 top movers net foreign buy di pasar regional, empat di antaranya adalah saham bank, yakni BMRI, BBCA, BBTN, BBRI.


Sebanyak tiga lainnya adalah saham consumer goods, yakni INDF, UNVR, GGRM. Sedangkan sisanya dihuni saham dari sektor properti serta industri dasar dan kimia, seperti BSDE, CPIN, INTP.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee melihat asing akan memilih saham-saham berkapitalisasi pasar besar. Adapun tiga saham yang menurut Hans akan dilirik asing lantaran harganya yang masih rendah adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Hans merekomendasikan beli ketiga saham tersebut dengan target harga (TP) masing-masing yakni TLKM di TP Rp 4.850 per saham, PGAS di TP Rp 3.100 per saham, dan SMGR di TP 11.000 per saham. “Investor domestik bisa masuk juga ke saham pilihan asing, karena yang mereka beli biasanya didukung riset yang cukup kuat,” tutur Hans.

Hans menilai saham perbankan masih terpapar potensi penurunan suku bunga acuan di kemudian hari. Sementara itu, sektor industri dasar khususnya semen, terkerek harga jual semen yang mulai naik dan potensi kenaikan penjualan sering menguatnya bisnis properti. Sementara itu, sektor konsumsi diprediksi akan menguntungkan di momen Pilkada serempak tahun ini.


Reporter: Nisa Dwiresya Putri
Editor: Rizki Caturini
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0494 || diagnostic_web = 0.3466

Close [X]
×