kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Tiga Pilar Sejahtera Food batalkan penyelenggaraan RUPSLB


Selasa, 15 Mei 2018 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Produk PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) atau TPS Food


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) membatalkan rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Awalnya, rapat dijadwalkan pada 7 Juni 2018.

"Dibatalkan karena belum selesainya proses audit laporan keuangan 2017," ujar Corporate Secretary AISA Ricky Tjie, Selasa (15/5). 

Manajemen belum menginformasikan kembali kapan RUPSLB bakal kembali digelar.

Aktivitas AISA belakangan selalu menjadi perhatian pasar. Pasar terus menanti siapa sejatinya yang bakal menjadi pembeli segmen beras perusahaan tersebut. 
Pengumumannya bahkan bakal dilakukan akhir bulan ini sebelum rencana awal RUPSLB dilaksanakan.

"Kami belum mengetahui mengenai kabar tersebut," ujar Ricky saat dimintai konfirmasinya soal penjualan segemen beras.

Belum terang siapa yang menjadi pembeli beras, rumor lain kembali muncul. Sebelumnya, Kontan.co.id memperoleh informasi dari salah satu private equity besar jika ada dua perusahaan investasi yang justru bakal masuk langsung ke AISA. 

Keduanya adalah, Kohlberg Kravis Roberts (KKR) dan Fidelity Funds-Pacific.

Keduanya siap masuk ke perusahaan tersebut dan langsung mengambil porsi mayoritas di AISA. Kabarnya Fidelity dan KKR akan mengambil saham PT Tiga Pilar Corpora yang berdasarkan data RTI mencapai 13,25%.

AISA memang tengah berupaya untuk mengurangi utangnya dengan melakukan divestasi sahamnya. Dari aksi ini, kabarnya, AISA bakal mengincar pendanaan sebesar Rp 2,4 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×