kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

The Fed akan membiarkan inflasi melewati 2%, Wall Street menguat


Kamis, 24 Mei 2018 / 06:54 WIB
The Fed akan membiarkan inflasi melewati 2%, Wall Street menguat
ILUSTRASI. Para trader sedang bekerja di Bursa Saham New York (NYSE)


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street menguat pada perdagangan Rabu (23/5). Dow Jones Industrial Average menguat 0,21% ke 24.886,81. Indeks S&P 500 naik 0,32% ke 2.733,29.

Nasdaq Composite menguat 0,64% ke 7.425,96. Bursa saham menaik setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menyatakan akan membiarkan inflasi melewati 2% untk sementara waktu.

Catatan FOMC menyebut, "Periode sementara inflasi lebih dari 2% akan konsisten dengan target inflasi simetris Committee."

Anggota-anggota FOMC sepakat bahwa inflasi terus meningkat. Tapi, masih ada ketidaksepakatan soal keyakinan The Fed setelah menghadapi inflasi rendah berkepanjangan.

"Pasar bersiap untuk tone lebih hawkish pada catatan rapat FOMC yang ternyata berisi inflasi yang simetris dan seimbang," kata Michael Arone, chief investment strategist State Street Global Advisors kepada CNBC.

Pasar saham bereaksi positif atas catatan FOMC. Arone menyebut, sektor defensif yang biasanya bereaksi negatif terhadap kenaikan suku bunga, kemarin malah memimpin pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×