kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

The Fed akan membiarkan inflasi melewati 2%, Wall Street menguat


Kamis, 24 Mei 2018 / 06:54 WIB
ILUSTRASI. Para trader sedang bekerja di Bursa Saham New York (NYSE)


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street menguat pada perdagangan Rabu (23/5). Dow Jones Industrial Average menguat 0,21% ke 24.886,81. Indeks S&P 500 naik 0,32% ke 2.733,29.

Nasdaq Composite menguat 0,64% ke 7.425,96. Bursa saham menaik setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menyatakan akan membiarkan inflasi melewati 2% untk sementara waktu.

Catatan FOMC menyebut, "Periode sementara inflasi lebih dari 2% akan konsisten dengan target inflasi simetris Committee."

Anggota-anggota FOMC sepakat bahwa inflasi terus meningkat. Tapi, masih ada ketidaksepakatan soal keyakinan The Fed setelah menghadapi inflasi rendah berkepanjangan.

"Pasar bersiap untuk tone lebih hawkish pada catatan rapat FOMC yang ternyata berisi inflasi yang simetris dan seimbang," kata Michael Arone, chief investment strategist State Street Global Advisors kepada CNBC.

Pasar saham bereaksi positif atas catatan FOMC. Arone menyebut, sektor defensif yang biasanya bereaksi negatif terhadap kenaikan suku bunga, kemarin malah memimpin pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×