kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Terkait rumor penerbitan obligasi, APLN memilih bungkam


Rabu, 06 Juli 2011 / 11:31 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Yogya Supermarket 25-27 September 2020 memberi penawaran harga khusus untuk berbagai produk seperti daging, ayam hingga ikan. Dok: Instagram Yogya Group


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memilih diam terkait dengan rumor aksi korporasinya yang beredar di pasar. Asal tahu saja, perusahaan properti tersebut dikabarkan akan segera menerbitkan obligasi senilai Rp 800 miliar tahun ini. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan sebagai alternatif pembiayaan modal kerja alias capital expenditure (capex) tahun ini.

"Kami belum bisa mengkonfirmasi hal tersebut," ungkap Corporate Secretary APLN Prisca Batubara dalam pesan singkatnya kepada KONTAN, Rabu, (6/7).

Sebelumnya, Wakil Presiden Direktur APLN Indra Wijaya mengungkapkan, di 2011, perseroan menganggarkan capex senilai Rp 3 triliun. Perseroan berencana mendanai capex akan mengambil dari sisa dana IPO sekitar Rp 700 miliar sementara sisanya melalui pinjaman perbankan dan kas internal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×