kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

Terancam stimulus, bursa AS tetap mekar


Selasa, 10 Desember 2013 / 05:46 WIB
ILUSTRASI. Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2022). Pekan ini ada Sentimen FOMC The Fed, analis beri proyeksi IHSG dan rekomendasi saham. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik dan Indeks Standard & Poor 500 mencapai rekor saat penutupan pasar hari Senin (9/12). Investor saat ini mulai menimbang kapan pemutusan pemangkasan stimulus dilakukan oleh Federal Reserve.

Indeks the S & P 500 naik 0,3% menjadi 1.810,76 pada pukul 13:30 waktu New York. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 30,89 poin , atau 0,2% menjadi ke 16.051.09 . Perdagangan di indeks S & P 5006 % di bawah rata-rata 30 hari.

"Orang-orang kian nyaman dengan ide pembatasan stimulus karena perekonomian semakin kuat," kata Walter Todd , kepala investasi Greenwood Capital Associates LLC di Greenwood kepada Bloomberg di  South Carolina.

Saham yang naik diantaranya adalah; Sysco Corp naik 8,7%, Gilead Sciences Inc naik 1,4%. Sementara itu, raksasa waralaba  McDonald Corp justru turun 1,1% setelah penjualan bulan November meleset dari perkiraan analis .

The S & P 500 naik 1,1% pada 6 Desember, menghentikan penurunan indeks yang terjadi lima hari sebelumnya sebesar 1,2%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×