kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terancam stimulus, bursa AS tetap mekar


Selasa, 10 Desember 2013 / 05:46 WIB
ILUSTRASI. Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2022). Pekan ini ada Sentimen FOMC The Fed, analis beri proyeksi IHSG dan rekomendasi saham. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik dan Indeks Standard & Poor 500 mencapai rekor saat penutupan pasar hari Senin (9/12). Investor saat ini mulai menimbang kapan pemutusan pemangkasan stimulus dilakukan oleh Federal Reserve.

Indeks the S & P 500 naik 0,3% menjadi 1.810,76 pada pukul 13:30 waktu New York. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 30,89 poin , atau 0,2% menjadi ke 16.051.09 . Perdagangan di indeks S & P 5006 % di bawah rata-rata 30 hari.

"Orang-orang kian nyaman dengan ide pembatasan stimulus karena perekonomian semakin kuat," kata Walter Todd , kepala investasi Greenwood Capital Associates LLC di Greenwood kepada Bloomberg di  South Carolina.

Saham yang naik diantaranya adalah; Sysco Corp naik 8,7%, Gilead Sciences Inc naik 1,4%. Sementara itu, raksasa waralaba  McDonald Corp justru turun 1,1% setelah penjualan bulan November meleset dari perkiraan analis .

The S & P 500 naik 1,1% pada 6 Desember, menghentikan penurunan indeks yang terjadi lima hari sebelumnya sebesar 1,2%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×