kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tekanan Wall Street mereda, Dow Jones naik 0,47%


Jumat, 16 Maret 2018 / 06:18 WIB
ILUSTRASI. Bursa AS


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan masih sedikit terasa di Wall Street. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak mixed pada Kamis (15/3). Dow Jones Industrial Average naik 0,47% ke 24.873,66 pada perdagangan kemarin.

Indeks S&P 500 tergerus tipis 0,08% ke 2.747,33. Sedangkan Nasdaq Composite masih turun 0,20% ke 7.481,74. 

Tekanan pasar agak mereda setelah salah satu penasihat keuangan Gedung Putih, Peter Navarro mengatakan bahwa pengenaan tarif impor logam tidak akan memicu pembalasan dari rekan dagang AS. "Rekan dagang AS harus memahami bahwa kami hanya memperjuangkan hubungan yang tidak adil selama bertahun-tahun," kata Navarro kepada CNBC.

"Rencana pengenaan tarif impor menyebabkan pasar saham destabilisasi dan Gedung Putih tahu hal ini. Mereka berusaha mengurangi efek hingga batas tertentu," kata Peter Kenny, senior market strategist Global Markets Advisory Group kepada Reuters.

Harga saham, terutama emiten manufaktur terus tertekan sejak pengumuman tarif impor awal Maret lalu. "Harga saham jadi murah dan menarik akibat tekanan belakangan," imbuh Kenny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×