kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Tekan kerugian, Matahari Putra Prima (MPPA) andalkan efisiensi di kuartal IV-2018


Selasa, 06 November 2018 / 14:44 WIB

Tekan kerugian, Matahari Putra Prima (MPPA) andalkan efisiensi di kuartal IV-2018
ILUSTRASI. Belanja ritel


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencoba untuk mengatur strategi di kuartal IV-2018 dengan melakukan efisiensi-efisiensi yang dibutuhkan. Strategi ini merupakan lanjutan strategi perusahaan yang telah dijalankan dalam sembilan bulan pertama tahun ini.

Fernando Repi, Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT Matahari Putra Prima Tbk mengatakan saat ini perusahaan tengah fokus mengevaluasi gerai-gerainya. "Kami mengganti format gerai dan melakukan reposisi kembali gerai-gerai kami," kata Fernando kepada Kontan.co.id, Selasa (6/11).


Fernando berharap strategi ini bisa mengantarkan perusahaan untuk bisa menekan kerugian di akhir tahun 2018. 

Sebagai informasi, di kuartal III-2018, MPPA membukukan kerugian sebesar Rp 335 miliar atau turun dibandingkan dengan rugi perusahaan di periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 385 miliar.

Meski begitu, MPPA mencatatkan penurunan pendapatan menjadi sebesar Rp 8,28 triliun di sepanjang kuartal III-2018. Angka ini turun 13,83% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 9,61 triliun.

Fernando menyebut saat ini perusahaan juga hanya akan mengandalkan pertumbuhan same store sales growth (SSSG) dari sekitar 115 gerainya saja di kuartal IV-2018. Apalagi, perusahaan ini tak punya rencana untuk membuka gerai baru di sepanjang kuartal IV-2018.

Meski begitu, Fernando bilang, MPPA akan mulai melakukan ekspansi gerai di tahun depan. Cuma, terkait dengan hal ini Fernando belum mau mengatakan berapa gerai yang akan dibuka oleh MPPA di tahun depan.

Yang jelas, MPPA sangat berharap kenaikan pendapatan akan terjadi di kuartal IV-2018 apalagi dengan berbagai sentimen yang bisa mendongkrak penjualan di akhir tahun yakni event natal dan juga tahun baru yang biasanya memberi kontribusi cukup besar bagi MPPA.


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan


Close [X]
×