kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tarik piutang, Tiphone Mobile Indonesia (TELE) bangun Telefin


Jumat, 28 Februari 2020 / 22:12 WIB
Tarik piutang, Tiphone Mobile Indonesia (TELE) bangun Telefin
ILUSTRASI. Gerai ponsel PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE).

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) membuat anak usaha baru di sektor teknologi finansial guna menarik piutang. Berdasarkan laporan keuangan TELE kuartal III 2019, TELE memiliki piutang usaha pihak ketiga senilai Rp 2,94 miliar.

"Ini teknik untuk me-leverage utang melalui perusahaan baru kami di bidang fintech atau P2P lending, namanya Telefin," papar Semuel Kurniawan saat ekspos publik di Jakarta Barat, Jumat (28/2).

Baca Juga: Tiphone Mobile Indonesia (TELE): Modal kerja tergantung target pendapatan

Ia menambahkan, pihaknya menuai respon cukup positif saat diujicoba di beberapa daerah. Ia juga berkata jika nilai investasi yang dikeluarkan cukup kecil, sebab hanya membuat aplikasinya saja. TELE juga telah mengoperasikan secara penuh aplikasinya sejak Juni 2019 lalu.

Namun demikian, Semuel juga menyadari kekurangan saat menerbitkan aplikasi tersebut, yakni keengganan peminjam untuk membayar utang.

"Kebiasaan pengguna kita, kalau sudah konsumsi, lupa bayar. Ini yang menyebabkan NPL tinggi," katanya.

Baca Juga: Tiphone Mobile Indonesia (TELE) menyiapkan obligasi Rp 1,4 triliun untuk refinancing

Tidak hanya itu, menurutnya, peminjam juga masih dihantui ketakutan saat disodorkan pinjaman karena praktek penagihan yang cukup keras.

"Nah, di sini kita perlu hati-hati. Kita perlu sodorkan dan jalankan prinsip KYC (know-your-customer) dengan baik," pungkasnya.




TERBARU

Close [X]
×