kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Target marketing sales KIJA stagnan, ini pemicunya


Rabu, 16 April 2014 / 15:27 WIB
Target marketing sales KIJA stagnan, ini pemicunya
ILUSTRASI. Anak makan sayur (dOK/kOMPAS.COM)


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Banyak tantangan yang bakal dihadapi emiten properti tahun ini, tak terkecuali PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA). Akibatnya, untuk tahun ini manajemen hanya menargetkan angka marketing sales yang stagnan yakni Rp 1,2 triliun.

Angka tersebut didasari oleh proyeksi penurunan penjualan lahan KIJA tahun 2014. "Jika tahun lalu bisa mencapai 45 ha, untuk tahun ini penjualannya diperkirakan 25 ha," tambah Muljadi Suganda, Corporate Secretary KIJA kepada KONTAN, (16/4).

Bukan kebijakan LTV yang menjadi satu-satunya pemicu utama proyeksi penurunan penjualan lahan tersebut. Pasalnya, manajemen menetapkan kontribusi yang berimbang antara penjualan lahan untuk kawasan industri maupun residensial.

Jadi, selain kebijakan LTV yang diterapkan BI, penurunan proyeksi proyeksi penjualan lahan menjadi 25 ha itu juga lantaran meningkatnya harga tanah. Untuk tahun ini, harga jual tanah kawasan KIJA naik 30% me jadi sekitar Rp 2,6 juta per meter persegi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×