kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.598   45,00   0,26%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tanda kenaikan bunga AS redup, bursa Asia menguat


Rabu, 17 Juni 2015 / 15:29 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

TOKYO. Bursa emerging market menguat dari level terendahnya selama 11 minggu. Penguatan bursa negara berkembang ini didorong oleh rebound indeks bursa China.

Shanghai Composite Index naik 1,6% setelah dua hari berturut-turut mengalami pelemahan. Sementara indeks MSCI Emerging Markets menguat 0,6% menjadi 971,17 pada pukul 3:05 p.m. di Hong Kong. Indeks MSCI rebound dari level terendahnya sejak 27 Maret 2015.

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan gain terbesar selama dua hari sejak Maret 2015. Penguatan indeks terjadi setelah pertemuan dua hari The Fed berakhir.

Hasil pertemuan selama dua hari, ditambah memburuknya data ekonomi Amerika Serikat (AS) dan kebuntuan atas krisis utang Yunani, membuat pasar yakin  Bank Sentral AS tidak akan meningkatkan suku bunganya yang saat ini mendekati 0%. Kondisi itu membuat permintaan aset berisiko semakin meningkat.

Mixo Das, Ekonom Nomura Holdings Inc di Singapore, mengatakan, pasar tidak mengharapkan adanya keputusan kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed kali ini. "The Fed memerlukan data yang lebih kuat untuk menaikkan suku bunga, termasuk perbaikan dari krisis utang Yunani," katanya kepada Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×