kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.683   97,00   0,55%
  • IDX 6.547   -176,52   -2,63%
  • KOMPAS100 867   -26,60   -2,98%
  • LQ45 644   -13,66   -2,08%
  • ISSI 237   -6,40   -2,64%
  • IDX30 365   -6,15   -1,66%
  • IDXHIDIV20 451   -4,48   -0,98%
  • IDX80 99   -2,74   -2,69%
  • IDXV30 127   -2,26   -1,75%
  • IDXQ30 118   -1,34   -1,12%

Tak bertenaga, rupiah terus melemah ke RP 14.842 per dolar AS


Kamis, 10 September 2020 / 13:20 WIB
ILUSTRASI. Rupiah terus melemah


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot masih belum mampu keluar dari tekanan. Kamis (10/9) pukul 13.00 WIB, rupiah spot berada di level Rp 14.842 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,29% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di rp 14.799 per dolar AS. Alhasil rupiah pun menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan.

Tekanan bagi rupiah datang dari sentimen dalam negeri. Yakni setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan akan kembali melakukan pengetatan dengan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai pekan depan.

Selepas tengah hari ini, mata uang di kawasan pun bergerak mixed. Di mana, yuan China berada satu tingkat lebih baik dari rupiah setelah melemah 0,09% terhadap dolar AS.

Baca Juga: Rupiah dibuka melemah ke level Rp 14.799 per dolar AS, Kamis (10/9)

Selanjutnya ada baht Thailand yang turun 0,08% serta dolar Singapura yang terdepresiasi 0,04% selepas tengah hari ini.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,33%. Diikuti, dolar Taiwan dan rupee India yang menguat masing-masing 0,28% dan 0,22% terhadap the greenback.

Berikutnya ada peso Filipina yang menanjak 0,015%. Disusul ringgit Malaysia yang terkerek 0,13%. Kemudian yen Jepang berhasil naik 0,05%.

Hal yang sama terjadi pada dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,005% pada perdagangan siang ini.

Selanjutnya: Sempat kena trading halt, IHSG berakhir turun 4,88% pada sesi I, Kamis (10/9)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×