kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Tak bertenaga, rupiah ditutup melemah ke Rp 14.405 per dolar AS pada Selasa (9/3)


Selasa, 09 Maret 2021 / 15:09 WIB
Tak bertenaga, rupiah ditutup melemah ke Rp 14.405 per dolar AS pada Selasa (9/3)
ILUSTRASI. Rupiah ditutup melemahke Rp 14.405 per dolar AS pada perdagangan hari ini (9/3)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Selasa (9/3), rupiah spot ditutup di level Rp 14.405 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,31% dibandingkan dengan penutupan Senin (8/3) di Rp 14.360 per dolar AS. Terakhir kali rupiah berada di atas Rp 14.400 terjadi pada 4 November 2020. 

Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia cenderung bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan setelah ditutup melemah 0,67% terhadap the greenback.

Selanjutnya, dolar Taiwan yang turun 0,65% dan ringgit Malaysia yang koreksi 0,36%. Disusul, baht Thailand yang terlihat melemah tipis 0,03% pada perdagangan jelang sore ini.

Baca Juga: Melemah terus, rupiah dibuka ke level Rp 14.425 per dolar AS pada hari ini (9/2)

Sementara itu, rupee India menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelan naik 0,25%. Diikuti, dolar Singapura yang menguat 0,24% terhadap dolar AS.

Kemudian, peso Filipina terkerek 0,16%. Berikutnya, yuan China dan yen Jepang yang terapresiasi, masing-masing 0,08% dan 0,07%. Sedangkan dolar Hong Kong terlihat menguat tipis 0,03% pada perdagangan kali ini.

Selanjutnya: Jelang penentuan Direktur Utama Bank BTN, ini harapan pelaku industri properti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×