kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Tahun ini, Bakrie & Brothers (BNBR) masih akan menanggung rugi Rp 1,2 triliun


Rabu, 05 Desember 2018 / 16:42 WIB
Paparan publik PT Bakrie & Brothers Tbk


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) optimistis menutup tahun 2018 ini dengan perolehan pendapatan hingga Rp 2,4 triliun. Asal tahu saja, pendapatan ini tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2017 sebesar Rp 2,45 triliun.

Namun, untuk bottomline, BNBR memperkirakan masih akan rugi sekitar Rp 1,2 triliun, sama seperti kerugian yang ditanggung tahun 2017.

“Kerugian masih disebabkan dari kerugian kurs dan beban bunga yang berasal dari utang dalam valuta asing," kata Direktur Keuangan BNBR, Amri Aswono Putro saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/12).

Dia mengatakan, tahun ini saja, kerugian kurs masih mencapai Rp 700 miliar. Sedangkan beban bunga utang valas diharapkan tahun depan akan hilang.

Sekadar informasi, pada kuartal III 2018, pendapatan perusahaan meningkat 36% yoy menjadi Rp 2,33 triliun menurut Amri, kurang lebih sekitar Rp 1,7 triliun pendapatan diperoleh dari unit usaha BNBR. Terutama dari Bakri Pipe yang mencatatkan kenaikan pendapatan 72% year on year. Dan juga kenaikan dari Bakrie Otopart sebesar 18% yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×