kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Surya Esa Perkasa (ESSA) catatkan kerugian US$ 10,72 juta di semester I 2021


Senin, 30 Agustus 2021 / 14:10 WIB
ILUSTRASI. Surya Esa Perkasa (ESSA) mencatatkan kerugian bersih hingga US$ 10,72 juta di semester I 2021.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kinerja PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) masih tertekan sepanjang semester I-2021. Emiten produsen bahan kimia ini membukukan kerugian bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 10,72 juta, meningkat dari kerugian bersih di periode semester I-2020 sebesar US$ 5,77 juta.

Meski demikian, topline ESSA meningkat. ESSA membukukan pendapatan senilai US$ 138,93 juta, naik 45,04% dari pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya US$ 95,78 juta.

Penyebab tertekannya bottomline ESSA di enam bulan pertama 2021 akibat membengkaknya sejumlah pos beban. Beban penjualan misalnya, naik 2.190% dari semula US$ 136.780 menjadi US$ 3,11 juta. Beban umum dan administrasi naik 30,9% menjadi US$ 9,64 juta.

Baca Juga: Laba Surya Esa Perkasa (ESSA) melonjak di kuartal I, ini pendorongnya

Bahkan, beban keuangan ESSA melonjak 236,93%, dari semula US$ 18,45 juta menjadi US$ 62.17 juta. Penyebabnya adalah naiknya bunga atas pinjaman utang bank, dari semula US$ 15,63 juta menjadi US$ 30,61 juta. Selain itu, amortisasi biaya transaksi utang bank juga melejit 1.491%, dari semula US$ 1,52 juta menjadi US$ 24,26 juta.

Namun, ESSA berhasil membukukan keuntungan bersih lain-lain senilai US$ 1,47 juta dari sebelumnya membukukan kerugian lain-lain senilai US$ 715.320

Secara rinci, pendapatan ESSA sepanjang semester I-2021 didominasi oleh penjualan amoniak senilai US$ 120,50 juta, disusul pendapatan dari penjualan elpiji senilai US$ 16,72 juta, dan jasa pengolahan senilai US$ 1,67 juta.

Adapun penjualan yang melebihi 10% dari penjualan bersih adalah penjualan kepada Genesis Corporation senilai US$ 120,50 juta dan penjualan kepada PT Pertamina (Persero) senilai US$ 16,72 juta. 

 

Selanjutnya: Kinerja ciamik Surya Esa Perkasa (ESSA) terdorong tren harga LPG dan amonia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×