kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45742,38   -7,62   -1.02%
  • EMAS1.014.000 0,80%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Sudah kantongi restu pemegang saham, kapan TPIA eksekusi rencana rights issue?


Jumat, 05 Juni 2020 / 20:37 WIB
Sudah kantongi restu pemegang saham, kapan TPIA eksekusi rencana rights issue?
ILUSTRASI. Seorang petugas melakukan pemeriksaan rutin dari ketinggian komplek PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) di Cilegon, Banten, Rabu (28/2). Sepanjang dua tahun kedepan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, selaku anak usaha PT Barito Pacific Tbk, akan meni

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemegang saham memberi lampu hijau bagi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) untuk melakukan penambahan modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Restu ini diberi saat rapat umum pemegang saham luar biasa yang digelar pada Februari 2020 silam.

Namun, hingga saat ini emiten produsen petrokimia tersebut belum kunjung merealisasikan aksi korporasi ini.

Baca Juga: Kembali menguat, begini rekomendasi para analis untuk saham Erajaya Swasembada (ERAA)

Suryandi, Direktur SDM dan Urusan Korporat Chandra Asri mengatakan pihaknya saat ini masih mencermati waktu yang tepat terkait pelaksanaan aksi korporasi ini. “Timing-nya masih kami cermati. Saya belum bisa menyampaikan lebih lanjut. Namun, manajemen sudah memperoleh persetujuan pemegang saham,” ujar Suryandi di Jakarta, Jumat (5/6).

Asal tahu, rights issue ini dilakukan oleh TPIA guna memperkuat kondisi keuangan sehubungan rencana TPIA dan anak usaha untuk mengembangkan usaha, salah satunya penambahan kapasitas produksi.

Bagi pemegang saham yang tidak menggunakan haknya dalam rights issue ini, maka kepemilikannya akan terdilusi hingga 29%.

Per 30 April 2020, BRPT menjadi pemegang saham mayoritas TPIA dengan mengempit kepemilikan 7,46 miliar lembar saham atau 41,88%, disusul oleh SCG Chemicals Company Ltd (30,57%), Prajogo Pangestu (14,97%), masyarakat umum (7,83%), dan Marigold Resources Pte. Ltd (4,75%).

Baca Juga: Panca Budi Idaman (PBID) tebar dividen Rp 110,62 miliar, berikut jadwalnya

Selain itu, Suryandi juga mengatakan TPIA berniat untuk menerbitkan obligasi yang akan masuk dalam penawaran obligasi berkelanjutan III.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×