kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.522   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sudah 3 hari bursa AS berkubang di zona merah


Jumat, 13 Desember 2013 / 05:31 WIB
ILUSTRASI. Seblak Mie adalah salah satu varian seblak Bandung yang juga terkenal, selain seblak ceker (Youtube/Asty Ayu Kitchen)


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Pelemahan bursa Amerika Serikat (AS) masih terus berlanjut untuk hari ketiga pada Kamis (12/12). Indeks Standard & Poor 500 turun ke level terendah dalam sebulan, karena adanyaspekulasi Federal Reserve memperlambat laju stimulus.

Indeks The Standard & Poor 500 turun 0,4% menjadi 1,775,50 pada pukul 16.00 waktu New York setelah tumbang 1,1% kemarin. The Stoxx Europe 600 Index turun 1% persen dan berada di level terendah sejak Oktober, dan Indeks MSCI Asia Pacific turun 1,2%.

Ekonom memprediksi, Fed akan memangkas stimulus obligasi pekan depan setelah membaiknya data tenaga kerja dan juga penjualan ritel di AS. " Kami banyak dapat berita ekonomi yang cukup bagus akhir-akhir ini," kata Randy Bateman, kepala investasi Huntington Asset Advisors kepada Bloomberg di Columbus, Ohio.

Menurut Bateman, investor perlu mengantisipasi pengumuman dari pertemuan pemangku kebijakan terait stimulus pekan depan. Sebab, The Fed mungkin memangkas stimulus berbentuk pengurangan pembelian obligasi senilai US$ 85 miliar pada pertemuan 17-18 Desember.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×